Guns N Roses Beri Sinyal Gelar Konser Ketiga di Jakarta
Sinyal kembalinya legenda hard rock asal Amerika Serikat, Guns N Roses (GNR), ke Indonesia semakin kuat. Kode mengenai kehadiran band tersebut mulai terlihat di jalanan ibu kota, seperti dikutip dari Detikcom.
Sejumlah netizen di media sosial dihebohkan oleh kemunculan videotron misterius di beberapa titik strategis di Jakarta. Layar tersebut menampilkan tulisan ikonik "Welcome to the…" menggunakan font khas logo Guns N Roses.
Potensi kehadiran Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan di Jakarta didukung oleh jadwal tur regional mereka di kawasan Asia Pasifik. Band pelantun lagu Sweet Child O' Mine ini dijadwalkan akan menggelar konser di Singapura serta beberapa kota besar di Australia.
Pihak promotor biasanya memanfaatkan momentum tur regional ini untuk membawa band besar singgah ke Indonesia. Letak geografis Indonesia yang berada di antara Singapura dan Australia memperkuat kemungkinan hadirnya Jakarta dalam jadwal tur tersebut.
Jika rencana ini terwujud, momen tersebut akan menjadi kali ketiga bagi Guns N Roses menggelar konser berskala besar di Indonesia. Kehadiran mereka sebelumnya selalu memicu antusiasme tinggi dari para penggemar musik rock tanah air.
Guns N Roses pertama kali menyapa para penggemar di Indonesia pada Desember 2012. Konser perdana tersebut berlangsung di MEIS (Mata Elang International Stadium), Ancol, Jakarta Utara.
Meskipun saat itu Slash belum bergabung kembali dan sempat terjadi pengunduran jadwal sehari akibat masalah teknis venue, antusiasme penonton tetap tinggi. Penampilan tersebut menjadi salah satu tonggak sejarah kehadiran mereka di tanah air.
Konser kedua yang bertajuk Not In This Lifetime… Tour digelar pada November 2018. Momen ini menjadi sangat membekas bagi para fans karena menampilkan formasi reuni antara Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan.
Pertunjukan berskala besar tersebut digelar secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Konser berlangsung selama tiga jam penuh dengan membawakan puluhan lagu hits di hadapan puluhan ribu penonton.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pihak promotor yang akan memboyong band legendaris tersebut kembali ke Jakarta. Namun, kemunculan videotron di ruang publik biasanya menjadi penanda bahwa pengumuman resmi akan segera dirilis.