Korea Selatan Tertinggal 0-1 dari Afrika Selatan di Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional sepak bola Korea Selatan tertinggal 0-1 dari Afrika Selatan setelah kebobolan pada babak kedua dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Meksiko, pada Kamis (25/6/2026). Gol keunggulan lawan dicetak oleh Thapelo Maseko.

Keputusan taktis Pelatih Hong Myung-bo yang membangkucadangkan kapten Son Heung-min dan gelandang Lee Jae-sung menjadi sorotan tajam setelah skuatnya kesulitan mengembangkan permainan. Korea Selatan mencatatkan statistik minor dengan ketertinggalan jumlah tembakan 4 banding 9 sepanjang paruh pertama pertandingan berjalan.

Kondisi ini menempatkan tim berjuluk Kesatria Taeguk dalam posisi kritis untuk bisa lolos ke babak 32 besar. Dilansir dari wikitree.co.kr, pengamat sepak bola BBC Chris Sutton sebelumnya memprediksi kemenangan bagi Korea Selatan sebelum laga dimulai.

"Korea Selatan adalah tim yang memainkan sepak bola jauh lebih baik daripada Afrika Selatan. Seperti halnya Meksiko, Korea Selatan tampaknya mampu menciptakan banyak peluang mencetak gol melawan Afrika Selatan" ujar Chris Sutton, komentator sepak bola BBC.

Sutton menilai performa lawan sebenarnya tidak terlalu meyakinkan pada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kehilangan beberapa pemain kunci akibat hukuman kartu juga dinilai melemahkan kekuatan Afrika Selatan.

"Namun, performa Afrika Selatan yang terlihat pada pertandingan melawan Meksiko tidaklah bagus" kata Chris Sutton.

Sebelum pertandingan penentuan ini dimulai, Pelatih Kepala Korea Selatan Hong Myung-bo menegaskan komitmennya untuk mengincar kemenangan penuh demi mengamankan tiket fase gugur.

"Jika kami berpikir bahwa hasil imbang saja sudah cukup, kami justru akan menghadapi kesulitan. Lawan juga merupakan tim yang tangguh. Kami akan mempersiapkan pertandingan dengan pola pikir untuk selalu menang tanpa menyerah" tegas Hong Myung-bo, Pelatih Korea Selatan.

Hong Myung-bo menyatakan situasi yang dihadapi anak asuhnya di grup tidak mengubah fokus utama untuk tetap bermain maksimal tanpa bergantung pada hitungan poin minimal.

"Mengingat pengalaman Piala Dunia selama ini, sering kali kami menghadapi situasi di mana kami harus menang untuk bisa lolos. Situasi saat ini tidaklah buruk, tetapi juga tidak memberikan keuntungan khusus" ujar Hong Myung-bo.

Terkait kondisi psikologis tim pascakekalahan dari Meksiko di laga kedua, ia mengakui adanya penurunan motivasi namun memastikan pemulihan berjalan baik.

"Memang benar bahwa atmosfer tim sedikit menurun dibandingkan saat kami menang, karena kami tidak berhasil membawa pulang hasil meskipun proses persiapan secara keseluruhan tidak buruk" tutur Hong Myung-bo.

Evaluasi menyeluruh tetap dilakukan oleh jajaran kepelatihan demi memastikan kesiapan fisik dan mental seluruh penggawa di lapangan.

"Meski begitu, persiapan kami tidak banyak menurun. Baik secara fisik maupun mental sudah pulih sepenuhnya" kata Hong Myung-bo.

Kepercayaan diri tim tetap dijaga mengingat performa kolektif pada dua pertandingan awal dinilai sudah sesuai dengan skema yang direncanakan.

"Penampilan yang ditunjukkan para pemain pada pertandingan pertama dan kedua sudah cukup. Saya pikir mereka telah menunjukkan performa yang baik" tambah Hong Myung-bo.

Komunikasi intensif dilakukan agar motivasi para pemain kembali bangkit sebelum peluit pertama dibunyikan.

"Karena ini pertandingan penting, saya memberi tahu mereka untuk menghadapi laga dengan rasa percaya diri dan saling memercayai satu sama lain" jelas Hong Myung-bo.

Di sisi lain, keputusan mencadangkan Son Heung-min diambil berdasarkan analisis kebugaran serta strategi pergantian pemain di paruh kedua pertandingan.

"Melihat aspek fisik lawan, saya menilai akan jauh lebih baik bagi tim maupun dirinya sendiri jika dia masuk di babak kedua" ungkap Hong Myung-bo dalam wawancara sebelum laga yang dilansir dari sports.news.nate.com.

Hong Myung-bo tetap optimistis terhadap rencana permainan yang telah disusun secara matang oleh tim kepelatihan.

"Situasi pertandingan akan berjalan dengan baik sesuai model yang telah dipersiapkan. Walaupun secara probabilitas peluang lolos ke babak 32 besar cukup tinggi, kita tidak pernah tahu bagaimana pertandingan akan berjalan, sehingga kami akan memberikan yang terbaik hingga akhir" kata Hong Myung-bo.

Sementara itu, penyerang Oh Hyeon-gyu yang dipercaya tampil sebagai starter sejak menit awal mengaku siap memberikan performa terbaiknya.

"Terutama karena ini adalah pertandingan paling penting dalam hidup saya" tutur Oh Hyeon-gyu, penyerang Korea Selatan.

Ia bertekad memaksimalkan setiap menit bermain yang diberikan oleh pelatih di atas lapangan.

"Saya tidak tahu berapa lama saya akan bermain, tetapi saya akan menunjukkan segalanya sampai akhir untuk membalas kepercayaan tersebut" ujar Oh Hyeon-gyu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author