Al-Nassr Wajib Menang Lawan Damac demi Segel Gelar Juara Liga
Pertandingan penentu gelar juara Saudi Pro League mempertemukan Al-Nassr melawan Damac pada laga pekan terakhir kompetisi domestik tertinggi Arab Saudi. Laga krusial yang dilangsungkan di markas Al-Nassr tersebut mewajibkan tim tuan rumah memetik poin penuh demi mengamankan takhta juara musim ini.
Skuad asuhan kapten Cristiano Ronaldo kini berada dalam situasi tanpa ruang kesalahan setelah sebelumnya kehilangan momentum akibat hasil imbang dramatis yang diraih Al-Hilal. Kemenangan otomatis akan membawa Al-Nassr menjadi juara tanpa perlu menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain.
Risiko besar membayangi Al-Nassr jika gagal meraih poin penuh karena posisi mereka terancam jika mengakhiri musim dengan poin yang sama dengan Al-Hilal. Rekor pertemuan head-to-head yang berpihak pada sang rival klasik membuat hasil imbang atau kalah akan sangat merugikan posisi Al-Nassr di klasemen akhir.
Menghadapi laga hidup mati ini, Al-Nassr menurunkan komposisi pemain terbaiknya sejak menit pertama. Penjaga gawang asal Brasil, Bento, dipercaya mengawal lini pertahanan bersama barisan pemain belakang seperti Boushal, Simakan, Amri, dan Iñigo.
Sektor tengah Al-Nassr diisi oleh kombinasi Ayman, Khaibari, dan Coman untuk menyokong kreativitas permainan. Sementara itu, lini serang dipercayakan kepada trio penyerang maut yang dihuni oleh Mané, João Félix, serta Cristiano Ronaldo yang juga bertindak sebagai kapten tim.
Di kubu tim tamu, Damac datang dengan ambisi menjegal momentum tuan rumah menggunakan formasi utama mereka. Pelatih Damac menurunkan Kerwin di posisi penjaga gawang utama untuk menghalau gempuran lini serang Al-Nassr.
Barisan pertahanan Damac dikomandani oleh Hawsawi, Harkass, Bedrane, dan Al-Obaid. Sektor lini tengah diperkuat oleh Sylla, Abdullah, dan Vada, sedangkan lini depan mengandalkan ketajaman Meite, Arielson, serta Okita demi mencuri poin di kandang Al-Nassr.