Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Piala Dunia Lewat Kedisiplinan Ekstrem
Cristiano Ronaldo berhasil mengukir sejarah baru sebagai pesepak bola pertama yang selalu membobol gawang lawan dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Pencapaian luar biasa ini tercipta saat Portugal menumbangkan Uzbekistan dengan keunggulan telak 5-0. Dikutip dari Detik iNET, performa impresif sang bintang lapangan hijau di usia yang tidak lagi muda ditopang oleh gaya hidup super disiplin.
Ronaldo menerapkan pembatasan ketat terhadap penggunaan gawai, yang hanya diperbolehkan pada waktu-waktu tertentu saja.
Kunci penting lain dari kebugaran pemain nomor punggung 7 ini terletak pada pengaturan waktu istirahat. Melansir laporan Prothomalo, Ronaldo tidak menghabiskan waktu tidur malam selama 7 hingga 8 jam secara sekaligus.
CR7 menerapkan pola tidur bertahap atau polyphasic sleep berdasarkan rekomendasi dari pakar tidur Nick Littlehales. Melalui metode ini, seorang atlet disarankan membagi istirahat ke dalam beberapa siklus berdurasi 90 menit.
Langkah ini diambil karena ritme sirkadian alami tubuh manusia bekerja dalam siklus penuh setiap 90 menit. Ronaldo membagi waktu istirahatnya menjadi lima sampai enam kali tidur dalam sehari semalam. Demi menjaga kualitas istirahat, ia memberlakukan aturan tanpa toleransi menjelang waktu tidur.
Penggunaan telepon seluler, televisi, maupun laptop dilarang keras saat memasuki jam istirahat.
Pola tidur strategis tersebut sangat membantu Ronaldo dalam memulihkan kekurangan tidur di malam hari. Langkah ini sekaligus menjaga kondisi otot tetap prima serta mempercepat pemulihan dari rasa nyeri setelah latihan berat.
Terapi Es Suhu Ekstrem
Selain menjaga pola makan ketat dan porsi latihan tambahan, Ronaldo memanfaatkan teknologi krioterapi.
Fasilitas pembeku khusus berkekuatan minus 130 derajat Celsius dipasang langsung di kediamannya. Ia merogoh kocek hingga hampir € 45.000 untuk membangun ruang es buatan tersebut saat masih membela Real Madrid pada 2013.
Kebiasaan berendam es ini tetap dipertahankan secara konsisten setelah ia berseragam Al-Nassr. Ronaldo bahkan turut menyediakan fasilitas krioterapi serupa di hotel tempatnya menginap di Riyadh, Arab Saudi.
Suhu di dalam ruangan nitrogen cair tersebut diatur berfluktuasi antara minus 110 hingga minus 130 derajat Celsius. Seusai menjalani pertandingan atau latihan intensitas tinggi, Ronaldo masuk ke ruangan tersebut selama tiga menit. Metode kedokteran membuktikan bahwa paparan suhu dingin ekstrem mampu meredakan kelelahan otot dan radang secara instan.