PRIMARIA FEST 2026 Angkat Indonesian Bounce Music di Tegal
Perkembangan musik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan pergeseran besar pada selera pendengar. Aliran musik koplo serta Indonesian Bounce Music (IBM) yang dahulu sering dikategorikan sebagai musik alternatif, sekarang telah bertransformasi menjadi bagian dari identitas budaya generasi muda. Dikutip dari Detikcom, Indonesian Bounce Music kini tidak lagi sekadar mengisi daftar putar pribadi akibat dorongan platform digital, budaya komunitas, serta keterikatan kuat dengan gaya hidup anak muda.
Genre musik ini telah mendominasi berbagai panggung hiburan, klub malam, hingga festival besar. Melihat momentum tersebut, PRIMARIA FEST 2026 diselenggarakan di Kota Tegal. Festival ini berfokus menampilkan Indonesian Bounce Music ke jangkauan panggung yang lebih luas lewat konsep hiburan interaktif dan berbasis pengalaman langsung bagi para pengunjung.
Festival Director PRIMARIA FEST Reza Lubis menjelaskan bahwa acara ini menawarkan pengalaman festival yang tidak sekadar berfokus pada penampilan musik di panggung. Pihaknya mengajak para penonton untuk terlibat aktif dalam seluruh rangkaian acara.
"PRIMARIA FEST adalah platform festival yang diinisiasi oleh RESONINE dengan fokus membangun ekosistem kreatif melalui musik, pengalaman, dan komunitas. Kami ingin menghadirkan format festival yang tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga pengalaman kolektif yang terasa lebih dekat, personal, dan partisipatif," kata Reza Lubis. Acara yang berlangsung pada 5 Juni 2026 di Lapangan Parkir Rita Mall, Tegal ini menerapkan pendekatan yang digerakkan oleh pengalaman. Konsep tersebut diwujudkan melalui interaksi langsung antara musisi dengan penonton, sesi bernyanyi bersama, serta aktivitas partisipatif untuk memperkuat ikatan emosional pengunjung.
Untuk gelaran di Kota Tegal, PRIMARIA FEST mengundang sejumlah nama besar yang memiliki daya tarik tinggi di kalangan pencinta Indonesian Bounce Music. NDX A.K.A dan Whisnu Santika dipastikan hadir sebagai penampil utama. Panggung festival ini juga diramaikan oleh deretan musisi pendukung lainnya. Di antaranya adalah Tenxi, Juan Reza, OM Lorenza, Jammin Love, hingga Mentik Wangi.
Perpaduan pengisi acara tersebut disiapkan untuk menciptakan energi festival yang menggabungkan unsur musik koplo, bounce music, pertunjukan elektronik, serta hiburan berbasis komunitas yang sesuai dengan kebudayaan generasi muda saat ini. "Lewat PRIMARIA FEST, kami ingin mengubah cara menikmati musik. Dari sekadar menyaksikan pertunjukan menjadi pengalaman bersama yang lebih emosional, ekspresif, dan menyenangkan," kata Reza Lubis.
Festival ini mengusung misi untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap karya musik lokal sebagai bagian dari pergerakan budaya anak muda zaman sekarang. Selain itu, penyelenggara ingin menyediakan ruang berekspresi tanpa stigma bagi komunitas, musisi, maupun penonton.
Tiket masuk untuk menghadiri PRIMARIA FEST Tegal 2026 dipasarkan melalui saluran resmi dengan harga yang diklaim tetap ramah di kantong masyarakat. Kategori tiket yang disediakan terbagi menjadi beberapa tingkatan, mulai dari Gercep (Presale), Warga Rajin (Early Bird), hingga pilihan kelas Warga & Sultan (Regular).