George Russell Gagal Finis di F1 GP Kanada 2026
Pembalap Mercedes George Russell mengalami kegagalan finis akibat kerusakan mobil saat memimpin balapan Formula 1 Grand Prix Kanada 2026 di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, yang dilansir dari Bola.
Kegagalan tersebut terjadi pada Lap 29 di area Tikungan 8 dan 9 setelah Russell sempat terlibat persaingan ketat dengan rekan setimnya, Kimi Antonelli. Insiden ini memuluskan langkah Antonelli meraih kemenangan sekaligus memperlebar jarak keunggulan di klasemen menjadi 43 poin setelah melewati lima seri balapan.
Kerusakan teknis yang mendadak pada jet darat miliknya membuat Russell merasa sangat kecewa setelah melewatkan peluang besar di Montreal.
"All tiba-tiba mati begitu saja," kata George Russell, Pembalap Mercedes.
Sistem elektronik dan mekanis kendaraan yang mendadak tidak berfungsi sepenuhnya membuat pembalap asal Inggris tersebut tidak mampu melanjutkan kompetisi.
"Saya masuk tikungan, lalu mesin mati, elektronik hilang, pengereman juga tidak normal. Jujur, saya sampai kehabisan kata-kata. Saya bahkan tidak tahu harus bilang apa lagi," imbuh George Russell, Pembalap Mercedes.
Hasil buruk ini terasa kian berat mengingat Russell memiliki performa yang sangat kuat sepanjang akhir pekan dengan kesuksesan meraih posisi pole serta memenangi sesi sprint race.
"Saat ini perebutan gelar ada dalam kendali Antonelli," ujar George Russell, Pembalap Mercedes.
Pembalap berusia 28 tahun itu menyadari bahwa posisinya dalam persaingan juara dunia musim ini semakin sulit akibat rentetan hasil buruk.
"Selisih poinnya sudah sangat jauh. Rasanya keberuntungan memang tidak berpihak kepada saya dalam perebutan gelar ini." keluh George Russell, Pembalap Mercedes.
Ia mengaitkan situasi sulit ini dengan beberapa kejadian tidak beruntung yang dialaminya pada seri-seri terdahulu.
"Kalau melihat timing safety car di Jepang, lalu mobil rusak saat Q3 di China ketika sedang berebut pole, sekarang rusak lagi saat memimpin balapan di sini," kata George Russell, Pembalap Mercedes.
Kendati demikian, hilangnya peluang perebutan gelar justru memberikan sudut pandang baru bagi Russell untuk menghadapi sisa kompetisi tanpa beban.
"But, sekarang tekanannya hilang. Saya tinggal menikmati setiap balapan, mencoba menang di setiap seri, dan saya tidak punya apa pun untuk hilang," ucap George Russell, Pembalap Mercedes.
Ia tetap berharap situasi sulit yang dihadapinya saat ini segera berakhir demi hasil yang lebih baik pada balapan mendatang.
"Saya sebenarnya tidak ingin berdiri di sini dan bicara seperti itu. Tenu saja ini membuat frustrasi karena saya ingin ada dalam perebutan gelar tersebut. Semoga keberuntungan mulai berubah," tutur George Russell, Pembalap Mercedes.
Di sisi lain, manajemen tim Mercedes sempat memberikan peringatan kepada kedua pembalapnya setelah sempat terjadi gesekan roda dalam duel perebutan posisi terdepan.
"Kami tahu bagaimana cara balapan satu sama lain. Seperti yang saya bilang, saya rasa kami berdua masih mengontrol semuanya dan itu pertarungan yang menyenangkan," jelas George Russell, Pembalap Mercedes.
Karakteristik sirkuit di Kanada membuat upaya menjaga keunggulan dari kejaran pembalap di belakang menjadi tantangan tersendiri.
"Saya pribadi sangat menikmati duel itu. Sangat sulit di sirkuit ini untuk keluar dari jarak satu detik demi membuka peluang menyalip." ungkap George Russell, Pembalap Mercedes.
Efek hambatan udara dan slipstream di trek ini dinilai tidak memberikan keuntungan masif bagi pembalap yang mengejar.
"Anda mungkin hanya mendapat keuntungan sekitar enam persepuluh detik, termasuk efek slipstream dalam satu lap. Jadi, memang sangat sulit mematahkan jarak," lanjut George Russell, Pembalap Mercedes.
Kendati gagal finis, Russell menilai sistem performa kendaraan pendukung miliknya sebenarnya berada dalam kondisi yang sangat kompetitif.
"Pengaturan mode overtake dan tambahan tenaga mobil bekerja dengan baik, dan itu bagus," pungkas George Russell, Pembalap Mercedes.
| Posisi | Pembalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | Kimi Antonelli | Mercedes |
| 2 | Lewis Hamilton | Ferrari |
| 3 | Max Verstappen | Red Bull |
| 4 | Charles Leclerc | Ferrari |
| 5 | Isack Hadjar | Red Bull |
| 6 | Franco Colapinto | Alpine |
| 7 | Liam Lawson | Racing Bulls |
| 8 | Pierre Gasly | Alpine |
| 9 | Carlos Sainz Jr. | Williams |
| 10 | Oliver Bearman | Haas |