Fisichella Kusuma Wardani Sabet Dua Podium di Astra Honda Dream Cup 2026 Tasikmalaya

Share

Seorang pembalap wanita sukses mencuri perhatian dalam ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, pada Minggu (24/5/2026). Dikutip dari Bola, pembalap bernama Fisichella Kusuma Wardani tersebut turun di tiga kelas berbeda dan berhasil membawa pulang dua podium sekaligus. Satu di antara podium tersebut bahkan diraih dari kelas yang mayoritas kompetitornya merupakan pembalap pria.

Fisichella mengamankan podium pertama di kelas AHDC 8 – Matic Standar 130cc Pemula dengan menempati posisi kedua.

Menjadi satu-satunya pembalap wanita di kelas itu, ia finis di belakang M. Vicky, namun sukses mengungguli tiga rider pria lainnya yakni Faisal Kudus, Shofa Okta, dan Mhamad Firhan. Keberhasilan berikutnya diraih Fisichella saat turun di kelas AHDC 10 – Honda Matic Std 130cc Wanita.

Ia sukses keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan empat pembalap wanita lain, yaitu Eca Sabana, Anisa AN, Gianisa Azzahra, dan Risput. Sebelum meraih hasil manis di dua kelas tersebut, Fisichella juga sempat berkompetisi di kelas AHDC 4 – Vario 160cc Standar Pemula dan finis di urutan keempat.

Kemampuan menjaga ritme balap menjadi kunci utama bagi Fisichella untuk mengamankan posisi podium dalam ajang yang digelar di Tasikmalaya ini. "Kalau strategi, dari dulu saya selalu menjaga ritme, menjaga ritme performa tubuh dan motor. Saya takut motorada trouble, karena 8 lap ditambah 8 lap, jadi total ada 16 lap.

Makanya bagaimana caranya, ya menjaga ritme saja dan main tenang," ungkap Fisichella usai balapan. Fisichella menilai bahwa Astra Honda Dream Cup bukan sekadar kompetisi balap biasa, melainkan wadah pembinaan yang tepat untuk para talenta muda.

Ia mencontohkan Veda Ega Pratama sebagai salah satu bukti nyata pembalap yang mampu berkembang berkat sistem pembinaan berjenjang ini.

"Contohnya Veda, Dia dari Astra Honda juga," ujar Fisichella. Fisichella berharap agar ajang ini dapat terus berkembang di masa depan, khususnya pada kategori pembalap wanita. Ia mengusulkan agar kelas wanita ke depannya bisa menerapkan sistem poin seperti pada kejuaraan nasional maupun ajang balap berjenjang lainnya.

"Kalau bisa sebenarnya, ini peserta wanita banyak. Akan lebih bagus kalau AHDC itu ada poinnya. Kalau pakai poin seperti kejurnas, sepertinya lebih seru," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author