Polisi Kejar Pelempar Bom Molotov Salah Sasaran di Koja
Aparat kepolisian memburu pelaku pelemparan bom molotov salah sasaran yang menimpa seorang ibu dan anak balitanya di Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara pada Selasa (23/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Insiden yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi viral di media sosial tersebut bermula saat korban tengah mengendarai sepeda motor melewati sebuah gang sempit sebelum akhirnya dilempari molotov oleh orang tidak dikenal. Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto menjelaskan bahwa tindakan kejahatan ini tidak dilakukan seorang diri oleh pelaku utama yang kini statusnya masih buron.
"Pelaku pelemparan 1 orang, namun saat kejadian pelaku ajak antara 2 atau 3 orang kawannya," kata Kompol Andry Suharto saat dihubungi, Rabu (24/6/2026).
Penyelidikan intensif terus berjalan guna mengungkap identitas dan menangkap seluruh komplotan yang terlibat dalam aksi berbahaya di permukiman warga tersebut. "Masih dalam penngejaran. Tim gabungan Polres Jakut dan Polsek Koja masih mengejar pelaku, mohon doanya semoga cepat ditangkap," imbuh Kompol Andry Suharto.
Berdasarkan rekaman CCTV, ledakan dari bom molotov tersebut jatuh mengenai dasbor motor hingga memicu kobaran api, sehingga membuat korban panik lalu menabrak pintu rumah warga sampai terjatuh. Kompol Andry Suharto menegaskan bahwa pengendara sepeda motor tersebut murni merupakan korban salah sasaran yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.
"Bukan melempar ibu-ibu, ibu itu tidak sengaja lewat," ujar Kompol Andry Suharto kepada wartawan, Selasa (23/6). Ledakan bom molotov yang membakar aspal jalanan membuat korban terkejut hingga kehilangan kendali atas kendaraan yang dikemudikannya. "(Molotov) jatuh di jalan terbakar dan motor itu (korban) lewat melintas, kaget dan terjatuh," kata Kompol Andry Suharto.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan untuk mengejar para pelaku, sementara warga lainnya bergegas menyiramkan air demi memadamkan api dan menolong ibu serta anak yang terjatuh.