Polisi Buru Empat Pelempar Bom Molotov Salah Sasaran di Koja

Share

Aparat kepolisian memburu empat orang terduga pelaku pelemparan bom molotov yang menyasar seorang ibu dan anak balitanya di Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Aksi kriminal yang sempat terekam kamera CCTV tersebut dipastikan merupakan kasus salah sasaran dari motif cemburu asmara pelaku, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Insiden bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor sambil membonceng anaknya melewati sebuah gang sempit. Pada saat yang bersamaan, botol molotov dilemparkan oleh pelaku hingga meledak dan membakar area jalan serta dasbor motor, yang menyebabkan korban panik lalu terjatuh setelah menabrak pintu rumah warga.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto menjelaskan bahwa korban tidak memiliki keterkaitan dengan masalah pelaku dan hanya kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.

"Bukan melempar ibu-ibu, ibu itu tidak sengaja lewat," ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa ledakan dari botol berisi bahan bakar tersebut menyasar aspal sebelum kendaraan korban melintas di dekat titik api.

"(Molotov) jatuh di jalan terbakar dan motor itu (korban) lewat melintas, kaget dan terjatuh," katanya.

Berdasarkan pendalaman dari rekaman kamera pengawas, petugas mengidentifikasi adanya keterlibatan beberapa orang dalam serangan tersebut.

"Dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.

Tim penyidik saat ini telah mengumpulkan sejumlah barang bukti fisik dari tempat kejadian perkara guna melacak keberadaan para buron.

"Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, termasuk mendalami motif kejadian," ujarnya.

Penyelidikan awal mengungkap pelaku utama berinisial M merencanakan aksi ini karena cemburu terhadap mantan istrinya, R, yang memiliki kekasih baru berinisial U. Target asli pelemparan adalah K, paman dari U, yang saat kejadian sedang duduk bermain ponsel di pinggir gang.

"Cuma pelaku M itu cemburu sama R sama U. Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," kata Andry saat dihubungi, Selasa (23/6).

Kepolisian memastikan ibu dan anak yang menjadi korban salah sasaran tidak mengalami luka fisik akibat peristiwa tersebut.

"Kondisi korban nggak kenapa-kenapa aman saja sejak kejadian. Beliau hanya kaget saja dan motor jatuh dan tidak luka apa pun," kata Kompol Andry.

Petugas juga telah meminta korban untuk membuat laporan resmi, sementara pengejaran terhadap pelaku M dan kelompoknya terus berjalan.

"Pelaku belum (ditangkap), masih proses sama tim gabungan," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author