Cruz Azul Tantang Pumas UNAM di Final Liga MX 2026

Share

Cruz Azul dipastikan akan menghadapi Pumas UNAM dalam babak final kompetisi Clausura Liga MX 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Mei dan Minggu, 24 Mei 2026. Pertemuan dua klub raksasa asal Kota Meksiko ini mencetak sejarah baru sebagai final turnamen pendek pertama yang mempertemukan kedua tim.

Dilansir dari harianbasis.co, pertandingan leg pertama digelar di Estadio Ciudad de los Deportes pada 21 Mei pukul 20.00 waktu setempat dengan Cruz Azul sebagai tuan rumah. Sementara itu, laga penentu atau leg kedua dilaksanakan di markas Pumas, Estadio Olímpico Universitario, pada 24 Mei pukul 19.00 waktu setempat.

Tiket final diraih oleh Cruz Azul setelah menumbangkan tuan rumah Guadalajara dengan skor 2-1 pada laga leg kedua semifinal di Stadion Jalisco pada Sabtu, 16 Mei 2026. Hasil tersebut membuat tim berjuluk La Máquina unggul agregat tipis 4-3, setelah bermain imbang 2-2 pada leg pertama di Stadion Banorte.

Dalam laga leg kedua, tim tamu mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat Jeremy Marquez pada menit kelima yang memanfaatkan bola muntah di luar kotak penalti. Guadalajara sempat membalas tiga menit kemudian melalui sepakan jarak jauh Omar Govea yang mengubah skor menjadi 1-1 pada menit kedelapan.

Kiper Guadalajara, Oscar Whalley, sempat melakukan tiga penyelamatan gemilang pada awal babak kedua sebelum akhirnya gawangnya kebobolan lagi pada menit ke-66. Tendangan gelandang Argentina, Agustin Palavecino, membentur bek Diego Campillo sehingga mengecoh penjaga gawang dan memastikan kemenangan Cruz Azul.

"Una felicidad enorme, con un poco de suerte, esto es a lo que vine, y esperemos lograr el título la semana que viene. El objetivo está claro, muy contento de estar en la final, disfrutar hoy, yarda mañana preparar el partido de la final," kata Agustin Palavecino kepada siaran resmi pertandingan sebagaimana dilansir dari Reuters.

Di kubu lain, Pumas UNAM melaju ke final setelah menyingkirkan Pachuca di semifinal lewat keunggulan posisi klasemen reguler usai bermain imbang agregat 1-1. Strategi serupa juga digunakan skuat UNAM untuk lolos dari babak perempat final setelah mencatat hasil imbang agregat 6-6 melawan Club América.

Pertandingan final ini sekaligus mematahkan dominasi pelatih asing selama 13 tahun di final turnamen pendek Liga MX. Pumas yang memimpin klasemen musim reguler dilatih oleh Efraín Juárez, sedangkan Cruz Azul diarsiteki oleh Joel Huiqui, menjadikannya duel pertama antara dua manajer lokal Meksiko sejak Clausura 2013.

Berdasarkan data taktis yang dimuat sportshandle.com, Cruz Azul memiliki catatan keunggulan kandang dengan 29 pertandingan tidak terkalahkan saat bermain di ibu kota Meksiko sejak Desember 2024. Penyerang Nigeria, Christian Ebere, diperkirakan memimpin lini depan Cruz Azul karena Nicolás Ibáñez masih mengalami cedera tendon Achilles.

Sementara itu, Pumas mengandalkan penjaga gawang legendaris Keylor Navas untuk membendung serangan lawan, serta gelandang Jordan Carrillo yang tampil impresif sepanjang playoff dengan mengemas tiga gol. Berbeda dengan babak sebelumnya, posisi klasemen reguler tidak berlaku sebagai pemecah hasil imbang di babak final, sehingga perpanjangan waktu dan adu penalti akan dilakukan jika agregat tetap sama setelah 180 menit.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author