Serangan Rusia di Tiga Wilayah Ukraina Tewaskan Empat Warga Sipil
Rentetan serangan militer Rusia yang menyasar wilayah Dnipro, Chernihiv, dan Kharkiv pada Rabu dan Kamis, 21-22 Mei 2026, menewaskan sedikitnya empat warga sipil dan melukai delasan orang lainnya. Invasi ini juga merusak berbagai fasilitas logistik, sektor pertanian, serta kawasan pemukiman warga setempat.
Di wilayah Dnipro, serangan malam hari oleh pasukan Rusia menyebabkan dua orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan laporan otoritas militer setempat, gelombang pemboman ini menjadi salah satu insiden paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir.
“Two people died and six were injured in the overnight Russian attack on Dnipro,” kata Oleksandr Ganzha, Kepala Administrasi Militer Regional Dnipro.
Ganzha menambahkan bahwa lima korban luka harus dilarikan ke rumah sakit. Tiga di antara pasien tersebut dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat kritis akibat luka yang diderita.
Sementara itu, wilayah utara Ukraina di Chernihiv juga menjadi target operasi udara. Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan satu korban jiwa dan dua korban luka akibat hantaman drone di distrik Novhorod-Siverskyi, yang turut memicu kebakaran besar di sebuah perusahaan pertanian.
“Chernihiv region: as a result of an attack by a Russian unmanned aerial vehicle (UAV) in the Novhorod-Siverskyi district, one person has died and two others have been injured,” ujar Layanan Darurat Negara Ukraina.
Petugas penyelamat mengonfirmasi bahwa kobaran api yang membakar kendaraan serta gudang pasokan logistik pertanian tersebut berhasil dipadamkan pada pagi hari. Serpihan peluru dari drone pertahanan Rusia dilaporkan kembali mengenai area perumahan warga sipil.
Serangan terpisah menggunakan pesawat tanpa awak juga menghantam sebuah truk di wilayah Kharkiv dan menewaskan pengemudinya secara instan. Insiden ini menambah panjang daftar kerusakan infrastruktur logistik setelah depo operator pos Nova Poshta sebelumnya digempur tiga kali.
"The occupants hit a truck in the Kharkiv district. As a result of the impact of the enemy UAV, one person has died," kata Oleh Syniehubov, Gubernur Regional Kharkiv.
Di wilayah lain, administrasi militer Sumy melaporkan enam warga sipil terluka akibat serangan drone Rusia di komunitas Konotop dan Shostka. Menurut Oleg Grigorov selaku kepala wilayah Sumy, Moskow secara sengaja mengarahkan serangan tersebut ke kawasan pemukiman penduduk.
Otoritas darurat di Odesa turut mencatat adanya kerusakan pada zona perumahan, fasilitas penyimpanan, dan infrastruktur kritis. Di distrik Novobavarski, seorang gadis berusia 16 tahun dilaporkan mengalami reaksi stres akut akibat dampak ledakan bom drone.
Dari pihak seberang, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mengintersep serta menghancurkan 273 kendaraan udara tak berawak milik Ukraina dalam operasi semalam. Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, menyatakan satu drone yang mengarah ke ibu kota Rusia berhasil dilumpuhkan oleh sistem pertahanan udara.