Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk Lima Kali Lipat Mulai Juli
Pemerintah Jepang mengumumkan kenaikan tarif visa masuk hingga lima kali lipat yang akan mulai diberlakukan pada 1 Juli mendatang, dilansir dari Detikcom pada Selasa (23/06/2026).
Kebijakan baru tersebut menaikkan biaya visa sekali masuk dari yang awalnya sekitar 3.000 yen menjadi 15.000 yen. Sementara itu, untuk dokumen jenis beberapa kali masuk atau multiple entry mengalami lonjakan dari 6.000 yen menjadi 30.000 yen.
Penyesuaian biaya ini dilakukan demi menutupi peningkatan ongkos operasional sistem imigrasi terbaru, sekaligus menyesuaikan kondisi inflasi dan pergerakan nilai tukar mata uang.
"Dampak kemungkinannya banyak, tetapi kami sudah mempertimbangkan hal itu ketika melakukan revisi," kata Toshimitsu Motegi, Menteri Luar Negeri Jepang.
Langkah pengetatan ini berjalan di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang konservatif guna merespons kekhawatiran publik atas kepadatan wisatawan dan peningkatan populasi warga asing.
Beralih ke Inggris, Perdana Menteri Sir Keir Starmer secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan setelah mengadakan pembicaraan dengan Raja Charles III pada Senin kemarin. Langkah politik ini diambil demi kepentingan negara di tengah tekanan publik yang mendesak pergantian kepemimpinan demi mendongkrak reputasi pemerintah.
Meski begitu, Starmer dipastikan tetap menjalankan tugas sebagai perdana menteri sementara waktu. Masa transisi ini akan berlangsung sampai pemimpin Partai Buruh yang baru resmi terpilih dalam beberapa pekan ke depan.
Kemajuan Dialog Amerika Serikat dan Iran
Dari isu diplomasi global, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan adanya perkembangan positif dalam rangkaian dialog bilateral yang berlangsung bersama pihak Iran di Swiss. Pembicaraan tersebut mengklaim keberhasilan penyusunan mekanisme pembukaan Selat Hormuz serta realisasi gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.
Rencana inspeksi fasilitas nuklir di wilayah Iran juga dilaporkan siap dimulai paling cepat pada pekan ini.
"Kami telah meletakkan fondasinya. Kami belum membangun rumahnya, tetapi kami telah meletakkan fondasi yang sukses untuk mencapai tempat yang baik bagi rakyat Amerika," ujar JD Vance, Wakil Presiden Amerika Serikat.
Argentina Melaju ke Babak 32 Besar
Sementara itu dari dunia olahraga, pesepak bola Lionel Messi berhasil mencetak sejarah baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia usai membobol gawang Austria sebanyak dua kali. Dua gol tersebut sekaligus melampaui rekor legenda Jerman, Miroslav Klose.
Kemenangan telak 2-0 ini memastikan sang juara bertahan mengamankan tiket ke babak 32 besar, meskipun sang kapten sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak awal pertandingan.
"Ada saat-saat ketika saya benar-benar marah karena gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya mampu menebusnya," kata Lionel Messi, Pemain Timnas Argentina.