PM Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatan

Share

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (22/06/2026) waktu setempat akibat tekanan politik yang kian membesar setelah dua tahun memimpin pemerintahan, dilansir dari Detikcom. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Starmer di kediaman resminya di 10 Downing Street, London, seraya menambahkan bahwa penggantinya akan dipilih sebelum jeda sidang musim panas parlemen berakhir pada September 2026. Wali Kota Manchester, Andy Burnham, kini menjadi sosok yang paling difavoritkan untuk mengisi posisi tersebut setelah memenangi pemilihan sela di daerah pemilihan Makerfield dengan selisih suara besar pekan lalu untuk mengamankan kursi di parlemen.

Burnham yang merupakan tokoh sayap kiri moderat di Partai Buruh memiliki rekam jejak panjang di politik nasional termasuk menjabat di berbagai kementerian pada masa PM Tony Blair dan Gordon Brown.

Politikus berusia 56 tahun tersebut memiliki kedekatan kuat dengan komunitas pekerja di Inggris utara dan dikenal luas dengan julukan King of the North berkat sikap tegasnya selama pandemi Covid-19. "Semua orang bisa merasakan bahwa negara ini belum ada di posisi yang seharusnya," kata Burnham, 56, setelah memenangkan pemilihan di Makerfield.

Pernyataan tersebut dinilai banyak pihak telah mencerminkan pidato dari seorang calon perdana menteri baru bagi Inggris. "Mulai hari ini saya akan memberikan seluruh kemampuan saya untuk mewujudkannya. Saya ingin nama Makerfield selamanya dikenang sebagai tempat yang memulai perubahan yang dibutuhkan negara ini, sekaligus mengembalikan sesuatu yang telah hilang dari kita, yaitu harapan. Harapan untuk masa depan." ujar Burnham.

Jika Burnham resmi terpilih menggantikan Starmer, ia akan menjadi orang ketujuh yang menduduki jabatan perdana menteri Inggris sejak referendum Brexit pada 2016 silam.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author