Kebakaran Gudang Cold Storage Los Angeles Picu Status Darurat Kualitas Udara

Share

Kebakaran hebat yang melanda sebuah gudang pendingin (cold storage) di dekat pusat kota Los Angeles masih terus mengeluarkan asap pekat ke berbagai wilayah California Selatan. Insiden yang telah berlangsung selama lima hari ini memicu penetapan status darurat akibat merosotnya kualitas udara ke level berbahaya.

Dikutip dari Bloombergtechnoz, peristiwa yang melanda fasilitas milik Lineage Logistics di pemukiman Boyle Heights tersebut menjadi salah satu kebakaran industri paling mengganggu dalam beberapa tahun terakhir.

Otoritas setempat terpaksa menutup sejumlah persimpangan jalan di sekitar gudang yang membara guna membuka akses bagi tim darurat. Petugas pemadam kebakaran terus berjaga 24 jam penuh untuk menjinakkan api yang pertama kali berkobar sejak 17 Juni lalu.

Badan Manajemen Kualitas Udara Pantai Selatan (SCAQMD) mencatat gumpalan asap tebal telah menggelapkan langit di sepanjang wilayah tengah Los Angeles County, San Gabriel Valley, timur San Fernando Valley, hingga barat laut San Bernardino Valley. Peringatan darurat menyebutkan konsentrasi polusi partikel halus melonjak ke level tidak sehat bagi kelompok sensitif hingga sangat tidak sehat.

Gubernur California Gavin Newsom langsung mengeluarkan deklarasi status darurat untuk merespons situasi ini. Pemerintah bagian mengerahkan 5,5 juta masker respirator N95, pembersih udara berskala industri, air minum kemasan, serta pasokan darurat lainnya untuk segera didistribusikan.

Pejabat setempat juga membuka pusat bantuan dan mengimbau warga di sekitar lokasi kebakaran untuk tetap berada di dalam rumah dengan pintu serta jendela tertutup rapat.

Kebakaran ini terjadi ketika Los Angeles tengah menjadi tuan rumah sejumlah pertandingan Piala Dunia FIFA dan menerima ribuan pengunjung dari berbagai negara. Langit yang dipenuhi asap mengingatkan warga pada kebakaran besar Palisades dan Eaton yang menewaskan sedikitnya 30 orang pada Januari 2025.

Banyak warga mengeluhkan kesulitan bernapas dan tidur melalui media sosial karena bau asap yang sangat menyengat. Berbagai video menunjukkan relawan membagikan masker di jalan-jalan yang tertutup kabut abu-abu serta menggalang donasi daring.

Petugas pemadam menghadapi tantangan tidak biasa di fasilitas seluas 46.500 meter persegi tersebut. Gudang pendingin raksasa itu memiliki dinding isolasi yang tebal, atap penuh panel surya, serta risiko kebocoran amonia sistem pendingin yang memperumit penanganan.

Petugas sempat menggunakan helikopter pemadam untuk mengendalikan api di bagian atap, sebelum akhirnya beralih menyemprotkan aliran air secara terus-menerus ke bangunan. Langkah tersebut menghasilkan awan uap tebal yang terbawa angin hingga bermil-mil jauhnya di atas wilayah metropolitan terbesar kedua di Amerika Serikat tersebut.

Pihak Lineage menyatakan bahwa mereka telah memompa amonia keluar dari gudang dan memindahkannya ke lokasi lain.

"Kami dapat memastikan bahwa tidak ada konsentrasi amonia yang terukur di lingkungan sekitar sejak kebakaran dimulai, dan kami terus berterima kasih kepada para petugas pemadam kebakaran Los Angeles yang luar biasa atas respons mereka yang berani dan tanpa lelah," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Dampak asap dari kebakaran tersebut bahkan terlihat jelas dari lokasi yang berjarak beberapa mil. Langit berkabut tampak menyelimuti Stadion Dodger saat tim Los Angeles Dodgers menjamu Baltimore Orioles dan kalah dengan skor 12-1.

"Di luar sana agak gelap, sedikit seperti Gotham City," ujar Manajer Dodgers, Dave Roberts, dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author