Daihatsu Raih Penjualan 59.500 Unit Hingga Mei 2026

Share

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membukukan kinerja penjualan yang positif sepanjang Januari hingga Mei 2026. Di tengah pemulihan pasar otomotif nasional, pabrikan ini berhasil menjual sebanyak 59.500 unit kendaraan.

Capaian tersebut, seperti dilansir dari Moladin, menjaga posisi perusahaan sebagai salah satu produsen mobil terlaris di Indonesia. Konsistensi ini sekaligus mempertahankan pangsa pasar yang besar di tengah ketatnya persaingan industri kendaraan.

Peningkatan kinerja perusahaan berjalan seiring dengan pertumbuhan pasar otomotif domestik. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan distribusi kendaraan secara wholesales nasional mencapai 359.015 unit pada periode tersebut.

Volume distribusi itu melonjak sebesar 12,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi industri setelah melewati tantangan perlambatan ekonomi dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Melalui total penjualan 59.500 unit, perusahaan menguasai kontribusi sekitar 16,5 persen dari keseluruhan pasar kendaraan nasional selama lima bulan pertama tahun ini.

Pangsa Pasar dan Model Andalan

Raihan penjualan tersebut mengukuhkan posisi produsen asal Jepang ini pada peringkat kedua merek otomotif dengan penjualan terbesar di Indonesia. Pangsa pasar sebesar 16,5 persen berhasil dipertahankan.

Kondisi ini menunjukkan daya saing perusahaan yang tetap kuat di tengah kehadiran berbagai merek baru yang agresif. Kepercayaan konsumen Indonesia masih terjaga, khususnya pada segmen kendaraan penumpang dan komersial ringan.

Tiga model kendaraan utama menjadi penopang terbesar dari total penjualan yang diraih. Produk seperti Daihatsu Sigra, Gran Max, dan Ayla terus menjadi pilihan utama bagi konsumen domestik.

Ketiga model tersebut diminati karena menawarkan harga yang kompetitif, efisiensi bahan bakar, serta biaya perawatan yang terjangkau. Seri ini menjadi tulang punggung penjualan untuk kebutuhan pribadi maupun operasional usaha.

Capaian hingga Mei 2026 menjadi modal yang kuat bagi perusahaan untuk menghadapi paruh kedua tahun ini. Peluang peningkatan penjualan hingga akhir tahun masih terbuka lebar jika tren pertumbuhan pasar nasional terus berlanjut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author