Desa Wisata Penglipuran Menggelar Penglipuran Festival 2026 Juli Mendatang
Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli siap menggelar kembali agenda tahunan Penglipuran Festival 2026 pada 9 hingga 11 Juli 2026 mendatang. Penyelenggaraan festival kali ini menerapkan penyesuaian strategi dengan menurunkan target jumlah kunjungan demi meningkatkan kualitas kenyamanan para wisatawan, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Pihak pengelola memutuskan untuk membatasi jumlah kuota kunjungan harian karena berkaca pada pelaksanaan tahun lalu yang mengalami kelebihan kapasitas.
Langkah pembatasan ini diambil agar para pelancong dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan lebih optimal dan edukatif. "Kami targetkan 3 ribu-4 ribu (wisatawan) per hari, dibandingkan tahun lalu ada 5 ribu. Memang tahun lalu over capacity sehingga tahun ini hanya (ditargetkan) 4 ribu saja," ujar Wayan Sumiarsa, Manajer Desa Wisata Penglipuran.
Penurunan target kunjungan tersebut mendasari konsep baru festival yang berfokus pada pemberian pengalaman mendalam bagi pengunjung melalui pemenuhan unsur aktivitas, pembelajaran, visual, hingga belanja di lokasi. Pengelola meyakini fokus peningkatan kualitas ini akan berdampak positif pada ekonomi masyarakat lokal dalam menjaga adat istiadat setempat.
"With that, it will be an experience for tourists visiting Penglipuran," kata dia. Di tengah situasi ekonomi nasional yang kurang stabil, festival ini tetap ditargetkan mampu menjangkau berbagai segmen pasar. Profil pengunjung Desa Wisata Penglipuran kini mulai bergeser dengan masuknya wisatawan asal Eropa dan China yang porsinya mencapai sekitar 20 persen dari total kunjungan, berbeda dari tahun sebelumnya yang didominasi pelancong asal Asia, sementara pasar domestik tetap menjadi yang terbesar dengan porsi mencapai 80 persen.