FC Utrecht Menjamu sc Heerenveen di Play-off Liga Konferensi Eropa

Share

FC Utrecht bersiap menjamu sc Heerenveen dalam laga semifinal play-off kualifikasi Liga Konferensi Eropa di Stadion Galgenwaard pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 21.00 waktu setempat. Pertandingan krusial ini akan disiarkan secara langsung melalui saluran ESPN via Ziggo untuk memperebutkan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Tuan rumah FC Utrecht dipastikan kehilangan penyerang David Min yang mengalami masalah kebugaran setelah menyumbang gol dalam kemenangan terakhir mereka di kompetisi domestik. Hal tersebut berdampak pada keterbatasan pilihan pemain bagi pelatih Ron Jans di tengah absennya sejumlah pilar lain seperti E. Demircan, O. Agougil, M. Rodriguez, dan J. van Ommeren karena cedera.

"Hij heeft lichte liesklachten, dus hij haalt de wedstrijd van morgen helaas niet", kata Ron Jans, Pelatih FC Utrecht melalui situs resmi klub.

Meski demikian, FC Utrecht mendapat suntikan tenaga baru dengan kembalinya Artem Stepanov, Angel Alarcon, serta Michael Brouwer ke dalam jajaran skuad mereka.

"Artem Stepanov is nu echt helemaal fit", tambah Ron Jans terkait kondisi kebugaran pemainnya.

Klub asuhan Ron Jans mencatatkan performa cukup stabil menjelang laga ini dengan mengemas tiga kemenangan dari lima pertandingan pamungkas mereka di kompetisi liga.

"Ángel Alarcón en Michael Brouwer zitten weer op de bank. We hebben ook een lijst met jongens die er niet bij zijn, maar dat gaat om operaties dan langdurige blessures. Die hebben we de laatste tijd prima weten op te vangen", jelas Ron Jans mengenai kedalaman skuadnya saat ini.

Di kubu lawan, sc Heerenveen juga menghadapi ketidakpastian mengenai kondisi penyerang sayap mereka, Maxence Rivera, yang mengalami cedera otot paha belakang menjelang pertandingan.

"We gaan geen ontverantwoorde risico's nemen", kata Robin Veldman, Pelatih sc Heerenveen kepada Omrop Fryslan.

Tim medis Heerenveen masih terus memantau perkembangan pemain asal Prancis tersebut secara intensif sebelum menentukan susunan pemain utama.

"We gaan donderdagochtend beslissen of we hem opnemen in de wedstrijdselectie. Ik denk dat die kans 70 procent is. Maar of hij ook speelminuten gaat maken is lastig te zeggen", sambung Robin Veldman mengenai peluang tampil sang pemain.

Meskipun FC Utrecht finis di peringkat keenam atau dua posisi di atas Heerenveen pada klasemen akhir, sang arsitek menolak anggapan bahwa timnya datang tanpa peluang.

"Het kapitaal van Utrecht is groter en als je kijkt naar de recente historie met Europees voetbal en de eindstand op de ranglijst, hebben zij wel wat meer verantwoordelijkheid om te zeggen dat ze de wedstrijd moeten winnen", tutur Robin Veldman menganalisis beban target tim lawan.

Dua pertemuan terakhir kedua tim di kompetisi reguler musim ini selalu berakhir tanpa pemenang, termasuk hasil imbang di Stadion Galgenwaard.

"Wij zijn de uitdagers", tegas Robin Veldman menolak status tim lemah.

Hasil seimbang dalam dua bentrokan terdahulu menjadi modal kepercayaan diri bagi tim tamu untuk memberikan perlawanan sengit di markas Utrecht.

"Ik vind niet dat wij de underdog zijn, omdat we in beide wedstrijden hebben laten zien dat we ook tegen FC Utrecht in fases kunnen domineren dan kansen kunnen creëren. Dat kunnen zij ook tegen ons. Het ging twee keer om het even", papar Robin Veldman mengenai peta kekuatan kedua tim.

Heerenveen datang dengan modal performa yang kurang konsisten setelah hanya meraih dua kemenangan dan dua kekalahan dari lima laga pamungkas.

"Wij durven ze uit de dagen. Het is niet: oei, zij zijn beter. Maar we hebben wel veel respect voor what ze hebben gepresteerd", pungkas Robin Veldman mengakhiri keterangannya.

Berdasarkan data taktis, FC Utrecht menerapkan formasi 4-5-1 yang dipimpin oleh Mike van der Hoorn di bawah arahan Ron Jans, sementara Heerenveen menggunakan formasi 4-5-1 yang dipimpin oleh Overeem di bawah asuhan manajer Robin Veldman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author