PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Bersiap Gelar IPO Akhir Juni
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) bersiap melangkah ke pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan bentukan selebritas Raffi Ahmad ini dijadwalkan melangsungkan proses penawaran awal atau book building mulai 23 Juni sampai 25 Juni mendatang. Dilansir dari Detik Finance, entitas bisnis yang kini dipimpin oleh Nagita Slavina tersebut pada awal pendiriannya menggunakan nama PT RNR Film Internasional.
Manajemen kemudian melakukan perubahan nama resmi menjadi RANS Entertainment Indonesia pada 7 Juli 2021. RANS mengoperasikan lini bisnisnya pada ekosistem media, hiburan, kekayaan intelektual (intellectual property/IP), penyelenggaraan acara (event), hingga berbagai bisnis pendukung. Seluruh aktivitas usaha tersebut dikelola secara terpadu lewat entitas anak serta penyertaan strategis.
Data dari laman resmi e-ipo menunjukkan bahwa RANS dikategorikan ke dalam sektor consumer cyclicals dengan subsektor entertainment & movie production. Model bisnis yang dikembangkan oleh perseroan berjalan sebagai platform hiburan berbasis IP serta distribusi audiens.
Dalam aksi korporasi ini, RANS berencana menawarkan sebanyak 2.525.000.000 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 20,02% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, dengan penetapan harga pada kisaran Rp 135 sampai Rp 170 per saham. Melalui laman resminya, perseroan menyatakan misi untuk berkembang menjadi ekosistem kreatif terdepan yang berfokus pada bidang hiburan dan gaya hidup. RANS juga berkomitmen membangun bisnis konsumen berbasis merek yang relevan, kompetitif, serta berkelanjutan.
Jajaran kepemimpinan RANS diisi oleh pendiri beserta sejumlah eksekutif yang memiliki rekam jejak di industri media dan hiburan. Posisi Presiden Direktur dipegang oleh Nagita Slavina M Tengker. Sementara itu, posisi Presiden Komisaris ditempati oleh Darwin Cyril Noerhadi yang merupakan mantan Direktur Utama Bursa Efek Jakarta. Posisi Komisaris Independen diisi oleh Ambono Juniarto yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Persija Jaya Jakarta.