Belasan Anak Panti Asuhan di Magelang Diduga Alami Keracunan Makanan
Sebanyak 13 anak penghuni Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur dilarikan ke RSU Aisyiyah Muntilan, Kabupaten Magelang, akibat diduga mengalami keracunan makanan pada Senin (22/6/2026).
Insiden dugaan keracunan massal ini dialami oleh para korban setelah mereka mengonsumsi donasi nasi bungkus yang diolah kembali. Informasi mengenai musibah tersebut dilansir dari Detikcom pada Selasa (23/6/2026).
Kejadian bermula ketika pihak pengelola panti asuhan menerima bantuan makanan berupa nasi bungkus pada Minggu (21/6/2026). Anak-anak panti kemudian menggoreng kembali makanan tersebut pada malam harinya sebelum akhirnya mengeluhkan sakit medis.
Ketua Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur, Yus Listiawan, menjelaskan kronologi awal sebelum belasan anak asuhnya mengalami gejala diare.
"Sama anak-anak digoreng malam hari. Itu digoreng, tidak ada aroma, tidak ada bau apapun yang mengakibatkan itu basi atau seperti. Kemudian mengalami diare, (ada) yang sebelum Subuh (Senin)," kata Yus Listiawan, Ketua Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur.
Pihak panti baru menyadari sepenuhnya mengenai gejala dugaan keracunan yang menimpa para penghuni pada Senin (22/6/2026) siang. Yus menambahkan bahwa saat ini terdapat total 14 anak yang berada di dalam fasilitas panti asuhan tersebut.
Pihak kepolisian setempat segera turun tangan ke lokasi kejadian begitu menerima laporan mengenai dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan santriwati panti asuhan.
"Pada, Senin (22/6) sekira pukul 16.45 WIB, mendatangi TKP dugaan keracunan makanan di Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri Dusun Jayan, Desa Borobudur," kata Anjar Prahasto, Kapolsek Borobudur, AKP.
Aparat Kepolisian Sektor Borobudur mengonfirmasi kebenaran insiden penanganan medis terhadap para korban keracunan di Dusun Jayan, Desa Borobudur tersebut.