SC Paderborn Tantang VfL Wolfsburg pada Play-off Promosi Bundesliga 2026

Share

Klub kasta kedua SC Paderborn bersiap menghadapi tim Bundesliga VfL Wolfsburg dalam pertandingan leg pertama play-off promosi-degradasi di Stadion Wolfsburg pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 20.30 waktu setempat.

Pertandingan krusial ini menjadi penentu bagi Wolfsburg untuk mempertahankan posisi di kasta tertinggi Jerman, sedangkan Paderborn berjuang merebut tiket promosi setelah finis di peringkat ketiga 2. Bundesliga.

Mantan pelatih Paderborn, Steffen Baumgart, memberikan pandangannya mengenai peluang mantan timnya dalam menghadapi tekanan berat dari skuad Die Wölfe.

"Paderborn hat die große Chance, nun eine sehr gute Saison nochmals zu toppen" kata Steffen Baumgart, Mantan Pelatih SC Paderborn kepada SPORT BILD.

Baumgart menilai struktur klub yang stabil dan status non-unggulan justru menjadi keuntungan tersendiri bagi kubu tim tamu.

"Was für Paderborn spricht: Die Ruhe im Verein, die Strukturen. Dazu kann der SCP als klarer Außenseiter nur gewinnen. Am letzten Spieltag noch die Relegation zu erreichen, das gibt zusätzliches Selbstvertrauen" ujar Steffen Baumgart, Mantan Pelatih SC Paderborn.

Ia juga menambahkan bahwa tekanan sepenuhnya berada di pihak Wolfsburg yang tampil mengecewakan sepanjang musim, serta mengingatkan performa kuat Paderborn saat menyulitkan Bayer Leverkusen di DFB-Pokal musim ini.

"Der Druck liegt beim VfL Wolfsburg, der weit hinter den Erwartungen blieb. Und: Auch in der Saison 2025/26 hat Paderborn im DFB-Pokal gegen Leverkusen erneut gezeigt, dass der Verein in der Lage ist, selbst einem Top-Team aus der Bundesliga wehtun zu können. Erst in der Nachspielzeit der Verlängerung ging das Spiel, in dem Paderborn richtig stark war, verloren" tutur Steffen Baumgart, Mantan Pelatih SC Paderborn.

Kendati demikian, pria berusia 54 tahun itu menegaskan perlunya performa luar biasa dalam dua leg berkaca pada kegagalan tim kasta kedua lain seperti Holstein Kiel dan Fortuna Düsseldorf pada tahun-tahun sebelumnya.

"Allerdings braucht Paderborn zwei überragende Spiele. Das hat die Relegation in den vergangenen Jahren gezeigt. Kiel als Zweitligist etwa gewinnt 1:0 in Köln und verliert daheim dann 1:5 (Mai 2025; die Red.). Fortuna Düsseldorf schafft es nicht gegen den damaligen Bundesligisten Bochum – trotz eines 3:0-Hinspiel-Sieges beim VfL" sambung Steffen Baumgart, Mantan Pelatih SC Paderborn.

Optimisme serupa juga disuarakan oleh arsitek taktik Paderborn saat ini, Ralf Kettemann, yang menganggap laga ini sebagai kesempatan langka.

"Wir haben absolut Chancen, Wolfsburg zu schlagen. Es braucht viel Euphorie von allen. Es ist eine ,Once in a lifetime-Möglichkeit' für ganz Paderborn. Wir müssen vieles richtig machen, aber es braucht kein Fußballwunder. Wir wissen, dass wir Wolfsburg wehtun können" ucap Ralf Kettemann, Pelatih SC Paderborn.

Di kubu berseberangan, gelandang senior Wolfsburg, Yannick Gerhardt, menyamakan intensitas laga play-off ini dengan atmosfer pertandingan final.

"Es ist wie ein finale, und auch, wenn es sich vielleicht komisch anhört, sind das Spiele, die man als Fussballer liebt" kata Yannick Gerhardt, Gelandang VfL Wolfsburg dilansir dari blue News.

Pemain yang berpengalaman membawa Wolfsburg lolos dari play-off degradasi pada 2017 dan 2018 itu tetap percaya diri kualitas timnya akan menjadi pembeda.

"Die Abläufe im Spiel, die uns in den vergangenen Wochen stark gemacht haben, wollen wir am Donnerstag und Montag zeigen. Und dann wird sich hoffentlich unsere Qualität durchsetzen" pungkas Yannick Gerhardt, Gelandang VfL Wolfsburg.

Berdasarkan data blue News, keunggulan finansial dan materi pemain berpihak kepada tuan rumah karena nilai pasar skuad asuhan Dieter Hecking hampir lima kali lipat lebih tinggi daripada Paderborn.

Bahkan, nilai pasar gabungan dari bek Konstantinos Koulierakis dan penyerang Mohammed Amoura saja sudah melampaui valuasi total seluruh pemain di skuad Paderborn.

Secara historis, keunggulan tim kasta utama sangat dominan dalam format ini, di mana sejak diperkenalkan kembali pada musim 2008/09, perwakilan 2. Bundesliga hanya mampu menang tiga kali dari 17 pertemuan terakhir.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author