Polda Riau Terjang Arus Sungai Kampar Guna Salurkan Ratusan Bansos
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar misi kemanusiaan dengan menjelajahi kawasan pelosok di Kabupaten Kampar. Personel kepolisian harus menyeberangi sungai demi menyalurkan bantuan sosial melalui program Jelajar Riau untuk Rakyat (Jalur).
Misi kemanusiaan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, seperti dilansir dari Detikcom. Tim Ekspedisi JALUR yang terdiri dari Ditbinmas Polda Riau, Ditpolairud Polda Riau, dan Bidhumas bertolak dari Mapolda Riau pada Senin (22/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Perjalanan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Binmas Polda Riau Kombes Eko Budhi Prawono. Puluhan personel menempuh rute darat terlebih dahulu menuju wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
Ada 7 desa yang menjadi sasaran distribusi bantuan pada tahap I ini. Wilayah tersebut meliputi Pangkalan Serai, Subayang Jaya, Terusam, Batu Songgan, Gajah Beraluk, Air Kuning, dan Tanjung Beringin.
Akses menuju lokasi-lokasi tersebut harus ditempuh menggunakan perahu. Hal ini dikarenakan kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau apabila melalui jalur darat.
Setibanya di lokasi, petugas mendistribusikan 819 paket bansos kepada masyarakat setempat. Selain itu, tim Ekspedisi Jalur juga menyalurkan 270 paket bantuan sosial lain di Desa Gema, Tanjung Belit, Muaro Bio, dan Koto Lamo.
Petugas kepolisian juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Mereka membagikan suplemen serta vitamin untuk menjaga kondisi fisik masyarakat di wilayah terpencil.
Kehadiran para personel di pesisir sungai ini turut membawa keceriaan bagi anak-anak. Polisi mengajak mereka bermain permainan tradisional bersama guna mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Dirbinmas Polda Riau menyampaikan kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan mewujudkan kehadiran Polri sebagai pelayan dan pelindung masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk merayakan HUT Bhayangkara Ke-80 dengan menghadirkan pelayanan Polri secara langsung ke wilayah terpencil melalui ekspedisi jalur, guna memberikan bantuan sosial, pelayanan kesehatan gratis, serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat," jelas Kombes Budi.
Momentum ini dimanfaatkan oleh Polda Riau untuk berdialog langsung dengan warga serta tokoh masyarakat. Langkah tersebut diambil demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
"Kita berkolaborasi bersama polres, polsek dan Bhabinkamtibmas serta masyarakat, kita merajut kebersamaan untuk terciptanya yang lebih baik dan saling memberikan informasi terutama menyangkut kamtibmas," imbuh Kombes Budi.
Perjalanan Tim Ekspedisi JALUR dipastikan masih terus berlanjut ke beberapa wilayah lain yang belum terjangkau pada tahap awal.
"Kurang lebih 5 desa di seputaran sini, yang totalnya nanti ada 17 desa," tutup Kombes Budi.