Toyotarou Beri Isyarat Kelanjutan Manga Dragon Ball Super Lewat Gambar Goku Tua

Share

Kelanjutan manga Dragon Ball Super mulai menemukan titik terang setelah mengalami masa hiatus tanpa batas waktu sejak tahun 2024. Ketidakpastian mengenai kelanjutan Bab 103 berjudul A Legacy Toward the Future sempat memicu kekhawatiran di kalangan penggemar. Seperti dilansir dari Detikcom, Toyotarou selaku ilustrator manga Dragon Ball Super mengejutkan penggemar dengan mengunggah gambar Goku tua di situs resmi Dragon Ball.

Kehadiran ilustrasi tersebut memicu beragam spekulasi positif mengenai masa depan komik legendaris ini. Toyotarou menampilkan sketsa Goku lanjut usia tersebut dalam rangka merayakan edisi ke-100 dari sesi Toyotarou Mencoba Menggambar. Karya ini dibuat sebagai bentuk penghormatan terhadap sketsa historis yang pernah digarap oleh mendiang Akira Toriyama.

Akira Toriyama yang merupakan kreator asli Dragon Ball pertama kali memperlihatkan wujud Goku tua berambut putih dalam Buku Spesial Anime Dragon Ball Z pada tahun 1989. Penampilan tersebut bukan merupakan wujud perubahan Super Saiyan atau aktivasi kekuatan tertentu.

Dalam ilustrasi itu, Goku tampak memiliki kumis, alis, dan rambut kaku yang memutih. Kendati demikian, guratan urat nadi dan otot-otot tubuhnya tetap terlihat kokoh, ditambah dengan atribut tongkat yang serupa dengan kepunyaan Master Roshi. Kehadiran visual Goku tua versi tahun 2026 ini dipandang sebagai sinyal kuat dari Toyotarou. Sang komikus seolah menegaskan bahwa jeda terbit Dragon Ball Super tidak bersifat permanen dan jalan cerita akan terus bergulir.

Langkah ini juga mengindikasikan bahwa saga Dragon Ball tetap berjalan meskipun karakter utamanya bertambah tua. Kisah petualangan ini terbukti masih terus bertahan meski telah melewati waktu 37 tahun sejak pertama kali diluncurkan. Melalui momentum ini, tanda-tanda berakhirnya seri komik Dragon Ball dipastikan masih sangat jauh.

"Pada tahun 2026, 37 tahun kemudian, akhir Dragon Ball masih belum terlihat! Mungkin kita akan dapat melihat versi Goku ini suatu hari nanti, Akira Toriyama!" tulis Toyotarou. Sebelum memasuki masa rehat, Bab 103 dari manga ini diterbitkan pada 20 Maret 2024 melalui majalah V Jump.

Bagian tersebut menjadi momen penutup bagi Super Hero Arc yang diadaptasi langsung dari film layar lebar Dragon Ball Super: Super Hero. Toyotarou sebelumnya mengonfirmasi bahwa jeda publikasi diambil karena Super Hero Arc telah selesai. Tim produksi memerlukan waktu luang untuk mempersiapkan dan menyusun rencana alur cerita selanjutnya.

Kendati demikian, absennya tanggal resmi untuk kembali rilis membuat status hiatus manga ini dikategorikan sebagai indefinite. Situasi tersebut sempat memunculkan spekulasi yang mengaitkan masa rehat dengan wafatnya Akira Toriyama.

Akira Toriyama mengembuskan napas terakhirnya pada 1 Maret 2024, tepat sebelum Bab 103 resmi dipublikasikan. Kepergian sang kreator menyisakan kesedihan mendalam bagi Toyotarou yang selama ini berstatus sebagai murid utamanya. Pihak penerbit Shueisha membenarkan bahwa Toyotarou memerlukan waktu pribadi untuk menghadapi masa berkabung. Hal ini disebabkan oleh peran aktif Akira Toriyama yang selalu terlibat langsung dalam memformulasikan cerita Dragon Ball Super.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author