Polda Kalteng Gelar Lomba Tradisional Hari Bhayangkara ke-80

Share

Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menyelenggarakan serangkaian perlombaan kearifan lokal seperti Besei Kambe dan sumpit di Kota Palangka Raya pada Juni 2026. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut ditujukan untuk memadukan olahraga, pelestarian budaya Dayak, sekaligus memperkuat sinergi antarelemen daerah.

Kompetisi balap dayung tradisional Besei Kambe berlangsung di bawah Jembatan Sungai Kahayan, Jalan S. Parman, dengan diikuti puluhan tim dari internal kepolisian hingga masyarakat umum. Selain itu, diadakan pula perlombaan menembak kategori Pistol Eksekutif 20 Meter dan Semi Reaksi Plat serta lomba sumpit di Lapangan Tembak Multifungsi Wira Pratama pada Jumat (19/6/2026).

Rangkaian acara ini dikonsepkan untuk mengangkat nilai budaya daerah agar kepolisian bisa lebih dekat dengan identitas masyarakat Kalimantan Tengah. Warisan leluhur tersebut dinilai memuat filosofi ketangkasan, keberanian, dan kekompakan yang selaras dengan semangat pelayanan Polri.

"Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng menyelenggarakan beberapa kegiatan perlombaan yang dititikberatkan pada kegiatan yang bersifat kearifan lokal. Hingga hari ini perlombaan masih banyak berlangsung," ujar Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, Senin (22/6/2026).

Pihak kepolisian memandang pelestarian tradisi ini sangat penting sebagai langkah mengenalkan sejarah lokal kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

"Ini merupakan perlombaan turun-temurun, warisan para leluhur kita di Kalimantan Tengah. Kami berharap dengan dilombakan, budaya ini bisa tetap terpelihara dan tetap terjaga," tutur Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Melalui nilai-nilai kebersamaan yang ada di dalam perlombaan, kepolisian berharap jalinan komunikasi dengan warga dapat berjalan semakin erat.

"Kita berharap juga dari makna perlombaan ini, terjadi juga kedekatan antara polisi dengan masyarakat," pungkas Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Kapolda Kalteng menambahkan bahwa puncak peringatan Hari Bhayangkara tahun 2026 yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat" akan diwujudkan lewat upacara resmi dan syukuran pada 1 Juli 2026, yang didahului berbagai program bakti kesehatan serta pembagian bantuan sosial di seluruh wilayah kabupaten dan kota.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang menilai kompetisi tersebut menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi lintas sektor.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba menembak dan sumpit dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta membangun semangat kebersamaan antara unsur pemerintah, Polri, dan seluruh mitra pembangunan,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, saat mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

Menurut pihak pemerintah daerah, disiplin dan ketepatan dari lomba menembak serta pelestarian budaya dari lomba sumpit diharapkan dapat mendukung stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan menuju Kalimantan Tengah yang maju.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author