Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi Kuartal II-2026

Share

Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi pada kuartal II-2026 untuk mendorong konsumsi domestik sekaligus pencapaian target ekonomi di tengah gejolak global pada Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan melalui perpanjangan program bantuan pangan serta penyaluran bantuan stabilisasi harga dan pasokan pangan (SPHP) kedelai bagi perajin tahu dan tempe, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Program bantuan pangan akan diperpanjang selama tiga bulan, yaitu meliputi bulan Juli, Agustus, hingga September 2026. Kebijakan perpanjangan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ditargetkan menyasar sebanyak 33,24 juta penerima manfaat dengan perkiraan kebutuhan anggaran mencapai Rp 17,54 triliun.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kepastian perpanjangan program tersebut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat.

"Kemudian yang terkait dengan bantuan pangan ini pemerintah sudah atas arahan Bapak Presiden Pak Presiden Prabowo mengarahkan untuk ini dilanjutkan untuk tiga bulan yang dimulai lagi bulan Juli," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Selain bantuan pangan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 500 miliar untuk program SPHP kedelai berupa subsidi senilai Rp 2.000 per kilogram. Bantuan ini disiapkan untuk total kuota 250.000 ton pada tahap pertama, dengan fokus penyaluran pada wilayah yang harga kedelainya sudah melampaui Harga Acuan Pembelian (HAP).

Airlangga Hartarto menambahkan bahwa kuota yang disediakan disesuaikan dengan total kebutuhan tahunan nasional.

"Kita ketahui kita beli kebutuhannya adalah 2,5 juta ton per tahun. Namun kita siapkan 250 ribu ton dengan subsidi Rp 2.000/kilogram yang nantinya akan diberikan apabila harga kedelainya diatas harga acuan pembelian," beber Airlangga.

Koordinasi lintas kementerian telah dilakukan untuk mematangkan kedua program stimulus ini. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dilaporkan telah mengirimkan surat resmi kepada pihak Kementerian Koordinator Perekonomian terkait pelaksanaan program tersebut.

"Kami sudah bahas cara lintas kementerian dan juga sudah mendapatkan arahan dari Bapak Presiden," jelas Airlangga.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author