Marc Klok Absen Bela Persib Bandung Kontra Persijap Jepara

Share

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, dipastikan absen memperkuat timnya dalam pertandingan pamungkas liga melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA, Kota Bandung, pada Sabtu, 23 Mei 2026, sore akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

Kepastian absennya pemain naturalisasi tersebut memicu kekecewaan mendalam karena laga krusial ini akan menjadi penentu gelar juara musim ini di hadapan puluhan ribu pendukung Persib, seperti dilansir dari Bola.

Sanksi kartu kuning yang diterima pada laga sebelumnya dinilai tidak adil oleh Marc Klok, sehingga mendorong dirinya untuk mengajukan langkah banding resmi kepada pihak berwenang.

"Saya sedih tidak bisa main. Saya pikir kartu kuning yang saya dapat itu tidak fair. Saya cuma mau ambil bola, mereka teriak-teriak sangat tidak baik," jelas Marc Klok di Bandung, Kamis (21/5/2026).

Pemain bernomor punggung 23 tersebut berharap sanksi tersebut dapat ditinjau kembali dan diputihkan agar ia bisa turun bertanding, namun ia tetap berkomitmen mendampingi tim jika banding ditolak.

"Saya minta banding atas keputusan ini. Saya sangat sedih, semoga bisa dihapus itu kartu kuning. Kalau tidak bisa, ya saya akan tetap bersama tim," imbuh Klok.

Meskipun harus menepi dari lapangan hijau, Marc Klok menegaskan dukungan moralnya untuk skuad Pangeran Biru tidak akan surut demi menuntaskan laga terakhir musim ini.

"Kami kerja sangat keras minggu ini karena tugas belum selesai. Kami masih punya satu pertandingan untuk diperjuangkan dan memberikan segalanya," tutur Marc Klok.

Ia berjanji akan terus melekat bersama seluruh anggota tim di stadion untuk memberikan motivasi serta doa sepanjang jalannya pertandingan penentu tersebut.

"Saya akan selalu bersama tim sepanjang pertandingan, berdoa, bekerja keras, dan memotivasi," tambah pemain bernomor punggung 23 di Persib ini.

Klok juga mengingatkan rekan-rekannya agar menjaga fokus dan tidak bersikap jemawa, sebab target utama Persib Bandung dalam pertandingan ini hanyalah meraih kemenangan penuh tanpa memandang kekuatan lawan.

"Kami semua tahu situasi dan tidak ada ruang untuk terlalu percaya diri atau sombong. Kami hanya tahu kami harus menang. Mau lawan Persija, Borneo, atau siapa pun, kami harus menang," tegas Klok.

Persiapan mental yang kuat diklaim telah ditanamkan ke dalam tim sejak awal guna menghadapi segala situasi di lapangan sebelum peluit akhir dibunyikan.

"Itulah cara kami bermain, cara kami bersiap, dan cara kami bertarung. Setelah pertandingan baru lihat hasilnya, tetapi sebelum pertandingan kami hanya berpikir untuk menang," pungkas Marc Klok.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author