Michael Saylor Berpotensi Melampaui Kekayaan Elon Musk Melalui Lonjakan Bitcoin

Share

Aset kripto Bitcoin dapat mendorong kekayaan Ketua Strategy Michael Saylor melampaui Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia jika nilainya menyentuh angka 4,2 juta dolar AS atau sekitar Rp 73 miliar per koin. Prediksi kalkulasi matematis tersebut disampaikan oleh veteran dunia kripto, Samson Mow, dilansir dari Detik iNET pada Senin, 18 Mei 2026.

Aset pribadi Michael Saylor saat ini tercatat mencapai 17.732 BTC berdasarkan pengungkapan publik terakhirnya. Selain itu, ia juga menggenggam saham Strategy sebesar 9,9 persen sebagaimana tercatat dalam dokumen pengajuan SEC, di mana perusahaan tersebut mengamankan dana cadangan sebesar 818.869 BTC.

Kombinasi kepemilikan pribadi dan eksposur tidak langsung dari total saham membuat Michael Saylor memiliki akumulasi efektif sebesar 98.800 BTC. Penilaian aset 1:1 memerlukan harga sekitar 8,6 juta dolar AS atau setara Rp 151 miliar per BTC untuk mendorong total kekayaannya melewati kekayaan Elon Musk saat ini.

Forbes mengestimasi kekayaan Elon Musk kini berada di angka 826 miliar dolar AS atau setara Rp 14.543 triliun, sedangkan kekayaan Michael Saylor ditaksir berada pada angka 5,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 95 triliun. Namun, jika saham MSTR diperdagangkan dengan harga premium dibanding kepemilikan BTC langsung, ambang batas harga Bitcoin yang dibutuhkan turun menjadi 4,2 juta dolar AS per koin.

Asumsi perhitungan tersebut memicu perdebatan di kalangan pelaku industri karena dinilai mengabaikan potensi pertumbuhan kekayaan bersih Elon Musk di masa depan. Analis mata uang kripto Willy Woo memaparkan bahwa kalkulasi tersebut belum memasukkan proyek-proyek ambisius Elon Musk seperti Dyson Swarm.

Pengamat lain turut menonjolkan potensi keuntungan finansial Elon Musk yang akan datang dari debut pasar SpaceX serta kepemilikan Bitcoin milik Tesla sendiri. Berdasarkan data dari beberapa perusahaan analisis on-chain, Tesla saat ini terpantau memiliki 11.509 BTC di dalam portofolio aset mereka.

Di sisi lain, Strategy Inc. Class A (MSTR) berencana membeli kembali sekitar 1,5 miliar dolar AS dari obligasi konversi 2029 miliknya dengan dana tunai sekitar 1,38 miliar dolar AS yang dijadwalkan pada pertengahan Mei. Langkah ini menyisakan nota utang sekitar 1,5 miliar dolar AS, di mana CEO perusahaan membuka kemungkinan penjualan Bitcoin untuk mendanai aksi korporasi tersebut.

Aktivitas perdagangan Strategy Inc. Class A juga menarik minat eksternal setelah Trump Family Trust terpantau membeli saham MSTR pada kuartal pertama 2026. Pembelian terbesar dari Trump Family Trust terjadi pada 12 Februari dengan nilai berkisar 50.001 hingga 100.000 dolar AS, yang menjadi bagian dari total perdagangan kripto mereka sebesar 1,5 juta hingga 3,8 juta dolar AS.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author