Turnamen Maut Kenjaku Hiasi Cerita Anime Jujutsu Kaisen Season 4
Cuplikan singkat mengenai Jujutsu Kaisen season 4 menjadi perbincangan hangat sejak akhir pekan lalu. Bagian kedua dari Arc Culling Game dipastikan bakal berakhir di musim keempat ini dan digadang-gadang sebagai pertempuran paling intens sepanjang sejarah penayangannya. Seperti dikutip dari Detikcom, alur cerita ini bakal memperkenalkan deretan karakter baru yang bertindak sebagai sekutu maupun musuh.
Seluruh karakter tersebut dipaksa untuk ikut serta dalam sebuah turnamen maut yang dirancang secara licik oleh Kenjaku. Sejumlah tokoh penting seperti Yuta Okkotsu dan Kinji Hakari akan menjadi pusat perhatian dalam musim terbaru ini. Pertarungan yang melibatkan Kenjaku dinilai menjadi salah satu duel terbaik yang tersaji dalam babak penyisihan tersebut.
Versi komik memberikan gambaran bahwa Culling Game bagian kedua akan berjalan jauh lebih megah dan spektakuler. Tokoh antagonis Kenjaku sendiri merupakan pengguna kutukan kuno yang menguasai jasad Suguru Geto guna mengambil alih kemampuan mistisnya.
Kenjaku mampu bertahan hidup selama lebih dari 1.000 tahun dengan cara berpindah dari satu raga ke raga lainnya demi mengumpulkan berbagai macam teknik kutukan. Dalang di balik Insiden Shibuya dan Permainan Pemusnahan ini telah lama menjadi buruan utama para penyihir. Terlebih lagi, objek Alam Penjara yang mengurung Satoru Gojo saat ini juga berada di bawah kendali penuh sang villain. Selepas kekacauan di Shibuya, seorang penyihir tingkat khusus berupaya bergabung dengan penyihir lain untuk membebaskan Gojo dari segel tersebut.
Penyihir tingkat khusus tersebut menguasai kemampuan dahsyat bernama Star Rage yang berfungsi menambahkan massa virtual pada tubuhnya maupun pada Shikigami miliknya yang bernama Garuda. Jurus ini bahkan mampu menciptakan sebuah lubang hitam yang berpotensi menjadi ancaman besar bagi keselamatan bumi. Sementara itu, tokoh Choso juga memegang peran penting sebagai pengguna terbaik dari Teknik Manipulasi Darah yang sangat legendaris. Selain menyuguhkan aksi duel yang menegangkan, musim ini akan memperlihatkan benturan ideologi yang tajam antara Yuki dan Kenjaku.
Yuki memiliki ambisi agar umat manusia dapat berevolusi melampaui energi kutukan demi memutus siklus kutukan yang terus berulang. Sebaliknya, Kenjaku justru ingin mengeksplorasi seluruh potensi manusia dengan cara memicu kekacauan global serta konflik besar demi membawa dunia menuju era keemasan Jujutsu yang baru.