Persib Bandung Bersikap Hati-Hati dalam Bursa Transfer Pemain

Share

Manajemen Persib Bandung memilih bersikap hati-hati dalam mengumumkan rekrutan pemain baru di tengah ramainya aktivitas bursa transfer kompetisi sepak bola Indonesia. Kebijakan tersebut diambil karena klub berjuluk Maung Bandung ini ingin memastikan seluruh proses administrasi dan kesepakatan kontrak tuntas terlebih dahulu.

Langkah Persib dalam bursa transfer sejauh ini baru memperkenalkan Igor Tolic sebagai pelatih kepala anyar untuk menggantikan Bojan Hodak. Selain pergantian pelatih, dilansir dari Bola, beberapa pemain asing dan lokal seperti Federico Barba dari Italia, Layvin Kurzawa asal Prancis, dan Adam Przybek dari Wales telah resmi meninggalkan klub juara BRI Super League 2025/2026 ini.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar memberikan penjelasan terkait kehati-hatian manajemen dalam berburu pemain baru. Saat ini pihak manajemen masih melakukan proses negosiasi dengan sejumlah bidikan tanpa ingin mempublikasikannya sebelum ada ikatan resmi.

"Kami masih diam-diam karena belum pasti si A atau si B-nya. Kalau diumumkan sekarang lalu ternyata tidak jadi, itu bisa jadi masalah. Nanti Persib dianggap membohongi publik," kata Umuh Muchtar saat dihubungi Minggu (21/6/2026).

Pihak manajemen menegaskan bahwa publikasi mengenai pemain baru hanya akan dilakukan setelah tercapai kesepakatan final. Oleh karena itu, para pendukung diharapkan bersabar menunggu hasil kerja manajemen di balik layar.

"Nanti kalau sudah deal baru diberitakan. Jadi tunggu saja, mudah-mudahan secepatnya bisa diumumkan," tutur Umuh.

Sosok berusia 78 tahun tersebut optimis bahwa skuad inti Persib untuk musim depan akan segera rampung sebelum kompetisi dimulai. Keberadaan pilar utama menjadi prioritas agar tim pelatih bisa langsung fokus membangun strategi dan kekompakan tim.

"Masih banyak yang dalam proses. Mudah-mudahan menjelang Persib bertanding, semua pemain sudah lengkap," harap Umuh.

Meskipun seluruh slot pemain mungkin belum terisi penuh sejak awal, manajemen memastikan kebutuhan krusial tim akan terpenuhi. Hal ini dilakukan demi mempertahankan performa tim yang sebelumnya mengunci gelar juara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

"Ya, walaupun tidak lengkap seluruhnya, yang penting pemain-pemain inti dan kebutuhan utama tim sudah lengkap," tegasnya sambil mengakhiri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author