Liverpool Rilis Jersey Kandang Terbaru Gandeng Adidas Berdurasi 10 Tahun
Liverpool resmi menghadirkan jersey kandang terbaru yang memadukan unsur historis dan sentuhan modern. Seragam baru ini merupakan bentuk penghormatan terhadap salah satu periode emas The Reds dengan membawa kembali desain ikonik dari pabrikan Adidas untuk generasi masa kini.
Koleksi terbaru ini mengambil inspirasi langsung dari strip original musim 1989/1991. Kostum lawas tersebut sangat lekat dengan memori skuad terbaik The Reds saat berhasil mengamankan gelar juara liga ke-18 mereka, yang menjadi rekor tertinggi bagi klub Inggris pada masa itu.
Seperti dikutip dari Bola, kejayaan masa lalu di bawah asuhan Sir Kenny Dalglish tersebut dihiasi oleh kontribusi para legenda besar. Nama-nama legendaris seperti Ian Rush, John Barnes, Alan Hansen, dan Bruce Grobbelaar menjadi pilar penting yang mendefinisikan era emas tersebut.
Dalam mempromosikan peluncuran ini, Liverpool bersama Adidas mengusung konsep kreatif lintas generasi dengan memanfaatkan visual reimajinasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menampilkan para legenda klub dalam penampilan fisik versi tahun 1989 sembari mengenakan jersey original yang menjadi sumber inspirasi.
Visual para legenda tersebut bersanding bersama para penggawa masa kini dari tim pria dan wanita. Pemain modern seperti Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Grace Fisk, dan Faye Kirby tampak mengenakan strip terbaru untuk mempertegas pesan bahwa kebesaran klub melampaui batas generasi.
Kostum kandang terbaru ini mengadopsi pola geometris dinamis yang menjadi ciri khas desain asli Adidas. Produsen pakaian olahraga tersebut mengombinasikan warisan klasik klub dengan teknologi performa modern.
Warna merah tua dipilih sebagai kelir dasar yang diperkuat oleh grafis kontemporer di seluruh bagian kain. Desain ini merefleksikan kembali bahasa visual dari akhir era 80-an dengan eksekusi yang tampak lebih tegas dan modern.
Kesan estetika klasik dipertegas lewat detail putih bersih pada bagian lambang klub, logo Adidas, serta bagian trim. Seluruh motif yang diperbarui ini dirancang untuk menghadirkan kembali semangat dan karakter kuat dari budaya sepak bola era 80-an.
Penghormatan terhadap sejarah klub juga disematkan pada bagian belakang leher jersey. Emblem angka 97 yang dibingkai oleh api abadi dipasang secara khusus untuk mengenang seluruh korban dalam tragedi Hillsborough.
Selain itu, pihak klub memperkenalkan desain nama dan nomor punggung terbaru LFC yang selaras dengan typeface baru klub sejak musim lalu. Karakter tulisan ini terinspirasi dari bentuk sayap serta cakar burung Liver, dan akan segera tersedia di pasaran Indonesia dalam waktu dekat.
Kombinasi jersey kandang musim 2026/2027 ini dilengkapi dengan celana pendek serta kaus kaki yang juga berwarna merah tua. Perpaduan tersebut menghasilkan visual yang bold dan menyatu secara menyeluruh saat dikenakan di lapangan.
Kemitraan Jangka Panjang di Anfield
Kebersamaan antara Adidas dan Liverpool memiliki rekam jejak sejarah yang panjang. Setelah sempat berpisah selama beberapa musim, kedua pihak memutuskan untuk kembali menjalin kemitraan resmi yang dimulai sejak musim panas 2025.
Hubungan kerja sama kali ini dipastikan berjalan dalam jangka panjang dengan durasi kontrak selama 10 tahun. Melalui kesepakatan tersebut, merek perlengkapan olahraga asal Jerman ini dipastikan bakal terus menyokong kubu Anfield hingga musim panas 2035.