Sidney Crosby Tunda Perpanjangan Kontrak Bersama Pittsburgh Penguins
Kapten Pittsburgh Penguins Sidney Crosby belum memulai pembahasan mengenai perpanjangan kontrak baru dengan manajemen klub National Hockey League (NHL) tersebut meski kini tengah memasuki tahun terakhir dalam masa baktinya.
Kabar mengenai situasi masa depan penyerang veteran tersebut dikonfirmasi oleh pengamat internal Penguins Josh Yohe dalam sesi tanya jawab di media The Athletic pada Selasa, 19 Mei 2026.
Langkah manajemen yang mempertahankan pemain seperti Bryan Rust, Rickard Rakell, dan Erik Karlsson sebenarnya berhasil membawa Penguins menembus babak penentuan juara untuk pertama kalinya sejak 2022. Namun, mereka akhirnya tersingkir di babak pertama playoff Piala Stanley setelah kalah dramatis 1-0 dari Philadelphia Flyers pada gim keenam melalui babak perpanjangan waktu.
Ketidakpastian ini juga membayangi masa depan pemain veteran lain seperti Kris Letang dan Evgeni Malkin yang akan berstatus agen bebas pada Juli mendatang, sementara General Manager Kyle Dubas dilaporkan tengah sibuk membenahi tim.
Terkait peluang kesepakatan kontrak baru, Josh Yohe memberikan pandangannya mengenai situasi terkini sang kapten yang saat ini tengah berada di Swiss untuk memperkuat Tim Nasional Kanada.
"No, it is not," tulis Josh Yohe, Jurnalis The Athletic.
Yohe menilai para pendukung tidak perlu terlalu mengkhawatirkan situasi ini karena proses pembenahan internal tim masih berjalan.
"Don’t let this bother you too much, however. First, Kyle Dubas is plenty busy right now. Second, Crosby is in Switzerland for some World Championship hockey." tulis Josh Yohe, Jurnalis The Athletic.
Lebih lanjut, pengamat tersebut mengingatkan pernyataan sang kapten mengenai komitmen jangka pendek setelah kekalahan dari Flyers.
"Also, keep in mind: Crosby said following the Penguins’ loss to the Flyers that, at this stage of his career, he’s taking things “year-to-year.”" kata Josh Yohe, Jurnalis The Athletic.
Yohe menambahkan bahwa ia belum bisa memastikan makna penuh dari pernyataan tersebut, namun hal itu tidak mengindikasikan adanya kesepakatan instan.
"I don’t know exactly what that means, but it doesn’t sound like the talk of a guy who is going to sign another extension immediately. He didn’t sign his 2024 extension until September, by the way." kata Josh Yohe, Jurnalis The Athletic.
Kecenderungan Crosby menghindari gangguan media di sepanjang kompetisi juga diprediksi akan memengaruhi waktu penandatanganan kontrak baru.
"Here’s the thing: Sid hates distractions, and he knows that if he enters this season in the final year of his contract without a new one, people from Sunrise to Vancouver will be asking him if it’s his final season. He surely doesn’t want that." jelas Josh Yohe, Jurnalis The Athletic.
Meski memprediksi Crosby akan menandatangani perpanjangan satu tahun sebelum musim dimulai, Yohe menilai musim ini bukan akhir dari karier sang pemain.
"But what if it is his final season? I don’t think it is, but I’m also not inside his head. I guess that he signs a one-year extension before this season begins. He seemed genuinely happy last season. I can’t imagine this being his final season." ungkap Josh Yohe, Jurnalis The Athletic.
Di sisi lain, Crosby sempat mengutarakan pandangannya mengenai kegagalan menyakitkan timnya di kompetisi domestik sebelum bertolak ke Swiss.
"taking things “year-to-year.”" kata Sidney Crosby, Kapten Pittsburgh Penguins.
Crosby menyebut kekalahan tipis dari rival sewilayah tersebut didasari oleh faktor momentum permainan.
"It’s unfortunate," ujar Sidney Crosby, Kapten Pittsburgh Penguins.
Ia merasa timnya memiliki performa dan peluang yang baik untuk memaksakan adanya pertandingan penentu.
"I thought, especially the second half of that game, we had some really good looks. We’re a shot away from going back to Pittsburgh for Game 7. So, it just comes down to bounces sometimes. Putting yourself in that position is tough, but I think we all had a lot of belief that we can dig ourselves out of it." tambah Sidney Crosby, Kapten Pittsburgh Penguins.
Crosby yang sempat didera cedera tubuh bagian bawah pada Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina Februari lalu, langsung menyatakan komitmennya saat dihubungi perwakilan tim nasional, Jason Spezza.
"I’m in." kata Sidney Crosby, Kapten Pittsburgh Penguins.
Kehadiran pemain nomor 87 itu mengejutkan jajaran manajemen karena ia baru saja melewati musim yang panjang, termasuk absen hampir sebulan sebelum meraih medali perak Olimpiade.
General Manager Tim Kanada Brad Treliving mengaku terkejut dengan kesediaan sang penyerang veteran untuk berpartisipasi pada Kejuaraan Dunia Hoki Es 2026.
"I honestly didn’t think it was going to happen," kata Brad Treliving, General Manager Tim Kanada.
Treliving menilai Crosby memiliki alasan yang cukup kuat jika memilih untuk beristirahat.
"I thought if anyone had a reason not to come it was Sid." lanjut Brad Treliving, General Manager Tim Kanada.
Sebelum kedatangan Crosby, pihak manajemen telah menunjuk bintang muda San Jose Sharks yang berusia 19 tahun, Macklin Celebrini, sebagai kapten tim.
"We named Mack captain before Sid agreed to participate," jelas Brad Treliving, General Manager Tim Kanada.
Namun, situasi kepemimpinan tersebut justru diselesaikan secara harmonis oleh kedua pemain bintang yang saling menghormati.
"When Sid came, he was adamant that Mack remain the captain. At the same time, Mack was adamant that Sid be the captain." tutur Brad Treliving, Manajer Umum Tim Kanada.
Treliving menambahkan bahwa sikap tersebut menunjukkan kualitas kepribadian Crosby yang mampu meredam potensi masalah internal.
"This goes to show you what Sid is all about. It’s not about him. Just watching him, you can see the respect he commands from the other players here. Sid took an issue and quickly made it a non-issue. He’s that kind of special guy and, until you see it in person, and watch him around people, you don’t know how special he is." tambah Brad Treliving, General Manager Tim Kanada.
Masuknya anggota klub eksklusif "Triple Gold" ini juga memicu antusiasme besar di dalam skuad Kanada yang dihuni mayoritas pemain Amerika Utara.
"The players are all like little kids around him," ungkap Brad Treliving, General Manager Tim Kanada.
Para pemain muda dilaporkan sangat bangga bisa berada dalam satu tim dengan peraih tiga gelar Stanley Cup dan emas Olimpiade Vancouver 2010 tersebut.
"They’ve been so excited to see him and play on the same team as him." pungkas Brad Treliving, General Manager Tim Kanada.
Hockey Canada juga menambahkan Porter Martone dari Philadelphia dan Dawson Mercer dari New Jersey ke dalam skuad, sementara penyerang New York Islanders Mathew Barzal absen akibat cedera.
Kombinasi taktik yang menempatkan Celebrini sebagai penyerang tengah dan Crosby di sektor sayap sukses membawa Kanada mengemas dua kemenangan awal pada turnamen 16 negara tersebut.