Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim 2025/2026
Kebersamaan Dani Carvajal dengan Real Madrid dipastikan segera berakhir. Musim 2025/2026 menjadi momen terakhir bagi bek veteran tersebut untuk mengenakan seragam Los Blancos setelah mengabdi lebih dari sepuluh tahun di Santiago Bernabeu.
Seperti dikutip dari Bola, Carvajal pertama kali promosi ke tim utama pada musim 2013/2014. Pemain didikan akademi ini kemudian berkembang menjadi sosok krusial di lini pertahanan, bahkan dipercaya mengemban ban kapten dan mendapat status sebagai legenda klub.
Pemain berusia 34 tahun ini mengoleksi 26 trofi bergengsi sepanjang kariernya di Real Madrid, termasuk enam gelar Liga Champions. Prestasi gemilang tersebut menempatkan namanya dalam jajaran pemain paling sukses sepanjang sejarah El Real.
Meski begitu, periode akhir Carvajal di Madrid tidak berjalan dengan mulus. Performa sang pemain sempat menurun akibat masalah kebugaran pasca-cedera ACL, ditambah persaingan tempat utama yang sengit dengan Trent Alexander-Arnold.
Faktor-faktor ini membuat bek asal Spanyol tersebut hanya mencatatkan 22 penampilan di seluruh kompetisi pada musim 2025/2026. Situasi terasa kian berat karena Real Madrid juga menyudahi musim tanpa raihan satu pun trofi juara.
Walau demikian, kehilangan Carvajal tetap membekas bagi publik Bernabeu. Pelatih El Real, Alvaro Arbeloa, mengapresiasi sang bek sebagai salah satu produk akademi paling berpengaruh dalam sejarah klub.
Anak dari seorang polisi ini sukses menembus tim utama dari jalur pembinaan usia muda hingga membukukan lebih dari 450 pertandingan. Carvajal juga menjadi pilar penting saat Madrid mendominasi kompetisi Eropa.
Pada tahun 2024, pencapaian Carvajal berada di puncaknya saat menempati posisi keempat Ballon d'Or serta menembus The Best FIFA Men's 11. Prestasi ini diraih setelah dirinya mencetak gol di laga final Liga Champions melawan Borussia Dortmund.
Presiden klub, Florentino Perez, ikut menyampaikan rasa hormat yang mendalam kepada sang pemain atas dedikasi panjangnya.
"Dani Carvajal adalah legenda dan simbol Real Madrid serta akademi mudanya. Ia selalu merepresentasikan nilai-nilai Real Madrid dan rumah ini akan selalu menjadi miliknya," ujar Perez di situs resmi klub.
Stadion Bernabeu dijadwalkan mengadakan seremoni perpisahan khusus bagi Carvajal. Momen tersebut bakal digelar saat Real Madrid melakoni laga pamungkas musim 2025/2026 melawan Athletic Bilbao.
Memasuki bursa transfer musim panas, Carvajal akan berstatus bebas transfer. Ia sempat membagikan petunjuk mengenai masa depan karier sepak bolanya saat diwawancarai oleh The Athletic pada 2024.
"Jika saya tidak lagi bermain untuk Real Madrid, maka saya tidak akan bermain di Eropa," kata Carvajal.
Sejumlah kompetisi di luar Eropa kini mencuat sebagai destinasi potensial bagi sang bek senior. Kompetisi Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat menjadi opsi yang cukup realistis karena Carvajal menyatakan terbuka dengan peluang tersebut.
Inter Miami menjadi tim yang cukup menyita perhatian karena diperkuat Lionel Messi dan Luis Suarez. Di samping itu, klub seperti LA Galaxy serta LAFC juga memiliki daya tarik tersendiri bagi para pesepak bola asal Spanyol.
Pilihan lain yang tidak kalah potensial adalah Arab Saudi melalui Saudi Pro League yang terus berburu pemain top. Jika berlabuh ke Al Nassr, Carvajal memiliki kesempatan untuk kembali bermain bersama mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo.
Namun, laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah berisiko menjadi bahan pertimbangan tersendiri bagi sang pemain sebelum mengambil keputusan.
Kawasan Timur Tengah lainnya seperti Qatar Stars League juga masuk dalam radar tujuan berikutnya. Kompetisi di Qatar saat ini diramaikan oleh pemain dunia seperti Aleksandar Mitrovic, Marco Verratti, hingga Roberto Firmino.
Negara tersebut juga ramah bagi pesepak bola Spanyol, termasuk Joselu yang merupakan mantan rekan setim sekaligus saudara ipar Carvajal yang baru menyelesaikan masa baktinya di Al Gharafa.
Apabila opsi ke Timur Tengah tidak diambil, Liga MX Meksiko bisa menjadi alternatif. Kompetisi ini mulai kedatangan nama-nama besar seperti mantan rekan Carvajal, Sergio Ramos dan James Rodriguez.
Opsi terakhir yang tersedia adalah Super Lig Turki. Pilihan ini sebenarnya tidak sejalan dengan keinginan Carvajal untuk meninggalkan Eropa selepas dari Madrid.
Akan tetapi, Liga Turki tetap menjanjikan atmosfer kompetisi yang kompetitif dan nilai kontrak tinggi bagi pemain berpengalaman. Saat ini, salah satu pemain Spanyol, Marco Asensio, juga merumput di sana bersama Fenerbahce.