Akuatik Indonesia Bali Siap Gelar Dua Kejuaraan Renang Internasional

Share

Pengprov Akuatik Indonesia Bali menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan dua kejuaraan renang perairan terbuka internasional di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, pada 13–15 Juni 2026. Kesiapan ini disampaikan usai audiensi bersama Pengurus Besar Akuatik Indonesia Pusat dan Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar pada Rabu (20/5/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.

Dua ajang bergengsi yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kuta Selatan tersebut adalah A•stream Open Water Swimming Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026. Pihak penyelenggara berkomitmen penuh demi kelancaran turnamen akbar ini.

"Kami sangat antusias dan dengan senang hati ikut menyukseskan event ini. Hari ini kita juga audiensi dengan Gubernur Bali," kata Banuartha, Ketua Pengprov Akuatik Indonesia Bali, Komang Takuaki Banuartha.

Komang Takuaki Banuartha menjelaskan bahwa kejuaraan internasional ini selaras dengan program Pemerintah Provinsi Bali yang sedang gencar mengembangkan wisata olahraga. Momentum kompetisi dinilai sangat tepat untuk memperkuat citra Pulau Dewata di mata dunia.

"Memang ingin membangkitkan sport tourism di Bali. Jadi tepat sekali moment-nya, iya kita berusaha kerja keras agar event ini sukses dan berkelanjutan event berikutnya, khususnya renang," imbuh Banuartha.

Pihak panitia memilih Pantai Jimbaran sebagai lokasi perlombaan karena memiliki karakteristik perairan teluk yang relatif tenang dan aman. Kondisi wilayah pesisir dengan ombak yang tidak terlalu besar dianggap sangat ideal untuk standar kejuaraan internasional.

"Kalau ombak besar sekali juga tidak mungkin. Memang tahun lalu juga dilaksanakan di sana, sementara ini kita kembali lagi menggunakan venue di sana, mungkin nanti selanjutnya kita mencari tempat lain untuk merubah suasana," jelas Banuartha.

Selain fokus pada kompetisi olahraga, ajang ini juga dikolaborasikan dengan promosi destinasi wisata serta pelibatan puluhan pelaku UMKM lokal Bali. Para peserta dan wisatawan nantinya akan diajak untuk mengenal berbagai produk kerajinan tangan, kuliner, hingga kesenian tradisional.

"Apalagi ini venuenya di Bali. Saya berharap nanti event kita gabungkan dengan tour memperkenalkan tempat-tempat wisata di Bali, memperkenalkan produk-produk UMKM di Bali. Jadi itu akan kita kemas menjadi kolaborasi antara UMKM, tourism dan sport," ujar Banuartha.

Penyelenggaraan wisata olahraga ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus memicu peningkatan prestasi atlet lokal. Pihak Pengprov Akuatik Indonesia Bali menargetkan para atlet daerah dapat bersaing lebih baik di level nasional maupun internasional.

"Sport tourism ini, harus bisa kita lakukan di Bali. Kedua, memperkenalkan produk-produk kerajinan Bali kepada peserta maupun tamu dan keluarganya yang datang dan tingkatkan presentasi olahraga khususnya atlet-atlet Bali diajang nasional maupun internasional," ujar Banuartha.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author