KONI Pusat Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia Kamboja Lewat Voli
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengunjungi Kamboja pada Senin (18/5/2026) untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara melalui jalur olahraga bola voli. Pertemuan strategis tersebut berlangsung hangat di Ta Khmau bersama Wakil Panglima Militer Kamboja, Jenderal Hing Bun Hieng.
Kolaborasi ini dilansir dari Bola merupakan kelanjutan hubungan dari sektor pengamanan belasan tahun lalu menjadi sektor olahraga. Transformasi tim voli Decho Hun Sen Body Guard Headquarters (BHQ) milik Paspam PM Kamboja menjadi bukti nyata keberhasilan program tersebut.
Tim BHQ yang awalnya tidak lolos babak playoff berhasil menjuarai Techo League 2023-2024 setelah mendapat dukungan kepelatihan dari Indonesia. Tim tersebut dilatih oleh Indra Wahyudi Harahap serta diperkuat empat pemain Indonesia yaitu Dio Zulkifri, Doni Haryono, Luvi Febrian Nugraha, dan I Gede Wira Yudha Putra.
"Saya berterima kasih atas kerja sama yang terus berlanjut. Saya ingat belasan tahun lalu kita bekerja sama antara Paspampres RI dan Paspam PM, kini kita lanjutkan dengan kerja sama olahraga," ucap Marciano.
Kerja sama pelatihan ini awalnya diinisiasi dalam pertemuan pada 10 Mei 2023 saat pelaksanaan SEA Games 2023 Kamboja. Jenderal Hing Bun Hieng kini menargetkan timnya untuk mempertahankan gelar juara pada putaran kedua yang bergulir 19 Juni hingga 5 Juli mendatang.
"Saya bangga atlet-atlet BHQ pernah ke Indonesia untuk berlatih voli dan hasilnya menjadi juara dua kali di Kamboja. Semoga tahun ini menjadi juara untuk ketiga kalinya," sambung Marciano.
Atase Pertahanan Indonesia untuk Kamboja, Kolonel TNI Agung Budi Asmara, turut mendampingi dalam kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi olahraga ini memiliki nilai strategis yang tinggi bagi diplomasi kedua negara.
"Dukungan ini sangat strategis bagi diplomasi Indonesia dan Kamboja, terlebih posisi Jenderal Hing Bun Hieng sangat penting dalam pemerintah Kamboja. Kerja sama olahraga ini merupakan terobosan untuk membuat hubungan bilateral dua negara semakin erat sehingga lebih mudah dalam membahas kerja sama mutualisme lainnya," terang Agung.
Langkah diplomasi olahraga KONI Pusat ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hubungan internasional ini tetap dilaksanakan dengan memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif.