FIBA Asia Tinjau Kesiapan Solo Gelar Kejuaraan Basket Internasional
Kota Solo bersiap menyelenggarakan sejumlah kejuaraan bola basket tingkat internasional setelah menerima kunjungan dari perwakilan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Asia. Seperti dilansir dari Bola, delegasi tersebut mendatangi beberapa fasilitas olahraga yang terletak di Kota Solo pada Jumat (15-5-2026).
Inspeksi lapangan ini menjadi tahapan awal bagi Indonesia dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah FIBA Basketball Youth Events 2027-2028. Berdasarkan kesepakatan Host Nation Agreement (HNA), Kota Solo terpilih sebagai salah satu kota penyelenggara mendampingi Jakarta dan Surabaya.
Ketua Umum Perbasi Kota Solo, Arfinsa Gunawan, mengungkapkan bahwa peninjauan oleh delegasi FIBA Asia dan DPP Perbasi ini dipusatkan pada sejumlah arena olahraga utama di Kota Bengawan. Lokasi yang ditinjau meliputi GOR Manahan, Edutorium UMS, hingga Sritex Arena.
"Kunjungan ini difokuskan untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung, utilitas arena, hingga kesesuaian standar venue dengan regulasi internasional yang ditetapkan FIBA," ujar Arfinsa, Sabtu (16-5-2026).
Melalui kesepakatan tersebut, Kota Solo diproyeksikan menjadi lokasi pertandingan dua kompetisi basket usia muda tingkat Asia. Dua ajang tersebut adalah FIBA U-16 Women's Asian Cup 2027 dan FIBA U-18 Men's Asia Cup 2028.
Rombongan FIBA Asia dipimpin langsung oleh League Assistant Manager – Asia Event & Statistics FIBA Asia, Haroutioun Dekermenjian. Sementara itu, pihak DPP Perbasi diwakili oleh Arty Yanuari dalam agenda kunjungan tersebut.
Arfinsa memastikan seluruh tahapan koordinasi serta penyerahan data teknis mengenai arena pertandingan yang disiapkan telah berjalan tanpa hambatan sesuai ketentuan FIBA.
"Perbasi di Solo dan Jawa Tengah berkomitmen mendukung pemenuhan seluruh standar yang ditetapkan oleh FIBA agar Kota Solo siap menggelar pertandingan basket level internasional," kata Arfinsa.
Kerja sama antara pemerintah daerah, pengelola fasilitas olahraga, dan organisasi penanggung jawab dinilai menjadi elemen krusial untuk menciptakan atmosfer pertandingan kelas dunia di Kota Solo. Pengalaman mengelar berbagai ajang nasional dan internasional menempatkan kota ini memiliki peluang besar untuk menyukseskan kedua turnamen.
Ketersediaan infrastruktur pendukung utama seperti GOR Manahan, Edutorium UMS, dan Sritex Arena juga menjadi modal penting. Fasilitas tersebut sekaligus berpotensi memperkuat posisi Solo sebagai salah satu tujuan sport tourism di Indonesia.