Simone Inzaghi Dikabarkan Tinggalkan Al Hilal Akhir Musim Ini
Masa depan Simone Inzaghi di Arab Saudi tampaknya akan berakhir lebih cepat. Pelatih asal Italia tersebut dikabarkan bakal meninggalkan klub Saudi Pro League, Al Hilal, pada akhir musim ini.
Kabar ini terhitung mengejutkan karena sang pelatih baru mengikat kontrak berdurasi dua tahun pada musim panas 2025. Dilansir dari Bola, Inzaghi menerima bayaran senilai 26 juta euro per musim dengan masa bakti yang seharusnya baru habis pada 2027.
Laporan dari sumber-sumber di Arab Saudi melalui TuttoMercatoWeb, seperti dikutip Football Italia pada Selasa (19/5/2026), mengindikasikan bahwa perpisahan tersebut hampir pasti terjadi setelah pertandingan terakhir Al Hilal di kompetisi domestik selesai.
Perubahan struktur kepemilikan klub ditengarai menjadi pemicu utama di balik keputusan mendadak ini. Selain itu, performa sejumlah pemain mahal yang didatangkan musim panas lalu, terutama Darwin Nunez, dinilai gagal memenuhi ekspektasi manajemen.
Situasi pelatih berusia 50 tahun tersebut langsung memanaskan bursa juru taktik di benua biru. Inzaghi kini kembali masuk dalam radar pasar pelatih Eropa setelah merantau kurang dari satu tahun di Timur Tengah.
Spekulasi mulai berkembang mengenai tim baru yang akan ditanganinya. Pencinta sepak bola kini menunggu apakah ia akan langsung kembali berkarier di Liga Italia atau memilih petualangan baru di negara lain.
Sebelumnya, Inzaghi sempat membeberkan dinamika yang terjadi saat dirinya memutuskan menyudahi masa bakti bersama Inter Milan pada musim panas tahun lalu.
"Sejujurnya, semuanya terjadi sangat cepat," ujarnya.
"Dua hari setelah Monaco kami bertemu di rumah Giuseppe Marotta, dengan Piero Ausilio dan Dario Baccin juga hadir. Dalam situasi itu saya menyampaikan kebutuhan untuk perubahan, karena saya merasa sebuah siklus sudah berakhir. Mereka sebenarnya ingin melanjutkan kerja sama dengan saya, tetapi mereka memahami keputusan tersebut."
"Kami berpisah sebagai teman dan sampai sekarang masih demikian. Namun jika kami memenangkan Liga Champions, saya akan tetap bertahan di Inter," imbuh dia.
Pelatih kelahiran Piacenza ini juga mengungkapkan bahwa dirinya berkomitmen penuh dengan keputusannya saat itu dan sempat menolak tawaran dari tim lain.
"Dalam beberapa situasi lain juga ada tawaran, tetapi saya tidak pernah menerimanya," katanya.