Polisi Larang Penonton Hadiri Laga Persita Tangerang Kontra Persis Solo
Pertandingan terakhir Liga Super BRI 2025/2026 antara Persita Tangerang melawan Persis Solo di Banten International Stadium (BIS) pada Sabtu (23/5/2026) dipastikan berlangsung tanpa penonton akibat rekomendasi keamanan pihak kepolisian.
Keputusan tersebut diambil demi menjaga kelancaran laga penentu bagi tim tamu yang sedang berjuang menghindari degradasi, sebagaimana dilansir dari Bola. Pertemuan ini menjadi krusial karena nasib Laskar Sambernyawa di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia dipertaruhkan hingga pekan ke-34.
Manajemen Pendekar Cisadane langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil koordinasi dengan Kepolisian Daerah Banten yang menyepakati pengosongan tribun stadion demi faktor keamanan.
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Banten hari Selasa (19/5/2026), pertandingan Persita vs Persis pada 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB di Banten International Stadium akan diselenggarakan tanpa penonton, sesuai rekomendasi dari pihak keamanan," bunyi pernyataan resmi dari Persita.
Pihak klub kemudian mengimbau seluruh suporter setia agar mematuhi aturan tersebut dan memberikan dukungan dari rumah atau lokasi lain. Persita terpaksa mengungsi ke BIS lantaran markas utama mereka, Indomilk Arena, mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin puting beliung beberapa waktu lalu.
"Kami mengharapkan seluruh Persita Fans untuk mematuhi keputusan ini demi keamanan dan kelancaran bersama. Mari tunjukkan loyalitas kita dengan cara berbeda, dari mana pun berada," jelas Persita.
Secara posisi klasemen, kedua tim memiliki urgensi yang sangat bertolak belakang pada akhir musim ini. Persita Tangerang yang dilatih Carlos Pena kini menduduki peringkat kesembilan dengan raihan 45 poin dari 37 laga dan sudah dipastikan aman, bahkan berpeluang menembus posisi 10 besar.
Sebaliknya, Persis Solo berada dalam situasi kritis karena posisi mereka belum aman dari ancaman turun kasta. Keharusan meraih kemenangan atas Persita menjadi harga mati bagi Persis Solo jika ingin tetap bertahan di kompetisi Liga Super BRI musim depan.