John Herdman Prioritaskan Pemain Muda Indonesia Tembus Liga Elite Dunia

Share

Kehadiran legiun asing di kompetisi domestik serta maraknya program naturalisasi dipastikan tidak akan menggerus kesempatan para talenta lokal. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan pengembangan pemain muda berbakat tanah air.

Seperti dikutip dari Bola, juru taktik asal Inggris tersebut memandang pemantauan talenta lokal sebagai salah satu tanggung jawab terbesarnya. Langkah ini diambil guna memastikan generasi muda Indonesia mendapatkan kesempatan bersaing di kompetisi level teratas.

Saat ini, sejumlah nama potensial seperti Dony Tri Pamungkas, Kakang Rudianto, hingga Alfharezzi Buffon masuk dalam radar pengawasan tim pelatih. Herdman menilai kelompok usia ini memiliki prospek besar untuk dikembangkan lebih jauh.

Dalam sebuah wawancara, pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa faktor umur tidak boleh menjadi pembatas karier seorang pesepak bola. Kesiapan menduduki level tertinggi murni didasarkan pada kualitas permainan di lapangan.

"Saya punya filosofi sederhana. Kalau seorang pemain cukup bagus, berarti dia juga cukup siap. Usia tidak boleh menjadi penghalang untuk bermain di level tertinggi," kata John Herdman.

"Selama empat bulan di Indonesia, saya sudah melihat banyak pemain muda secara langsung. Dan memang itu yang sedang saya cari. Saya tidak fokus mencari pemain usia 28 sampai 36 tahun. Saya benar-benar ingin melihat generasi muda ini," imbuh juru taktik 50 tahun ber-KTP Inggris itu.

Meniru Kesuksesan Jalur Alphonso Davies

Herdman berkaca pada pengalamannya saat menukangi Kanada, tempat ia menyaksikan langsung lonjakan karier Alphonso Davies dari pemain muda hingga menjuarai Liga Champions bersama Bayern Munchen. Menurutnya, Indonesia memerlukan momentum serupa yang kini mulai dirintis oleh Marselino Ferdinan.

"Dony Tri misalnya. Kami merasa penting memberinya pengalaman bersama timnas. Karena pemain muda seperti itu punya peluang berkembang jauh lebih besar. Dan menurut saya, Indonesia benar-benar membutuhkan talenta lokal yang bisa menembus liga top dunia," tukas John Herdman.

"Kita sudah mulai mendekati itu melalui Marselino Ferdinan. Tapi kita butuh lebih banyak lagi. Karena ketika ada satu pemain yang berhasil menembus level elite dunia, itu akan membuka jalan dan kepercayaan bagi pemain muda lain di Indonesia."

"Saya pernah melihat itu terjadi di Kanada bersama Alphonso Davies. Dia datang sebagai pemain muda, lalu pindah ke Bayern Munchen. Dia bukan cuma bermain, tapi menjadi juara Liga Champions."

"Begitu itu terjadi, semua anak muda di Kanada mulai percaya bahwa mereka juga bisa. Menurut saya, Indonesia juga membutuhkan momen seperti itu. Saya sadar, saya punya tanggung jawab untuk membantu mewujudkannya," tandas John Herdman sembari menambahkan kalau ia dan tim pelatih Timnas Indonesia bertekad mewujudkannya.

"Baik itu Dony Tri, Marselino, Buffon, atau pemain muda yang lain yang sedang berkembang. Kami harus membantu proses itu terjadi. Karena perkembangan pemain tidak bisa dipaksakan. Saya sangat serius dengan tanggung jawab tersebut," tutup John Herdman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author