Alvaro Arbeloa Cari Pembocor Informasi Internal Real Madrid

Share

Keributan yang melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde di pusat latihan Real Madrid pada pekan lalu dilaporkan masih memicu dampak besar pada internal klub. Seperti dikutip dari Bola, kubu Real Madrid kini tengah diramaikan oleh isu keberadaan sosok yang diduga membocorkan kejadian tersebut kepada media massa.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, sebelumnya dikabarkan lebih terganggu oleh kebocoran informasi dari ruang ganti ketimbang insiden keributan antar-pemain itu sendiri. Detail peristiwa tersebut langsung menyebar luas dan menjadi konsumsi berita internasional hanya beberapa jam setelah terjadi di kompleks latihan klub.

Setelah insiden itu berlalu, Alvaro Arbeloa sebenarnya berniat untuk segera menyudahi permasalahan yang melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde. Kedua pemain tersebut juga telah menerima sanksi internal dari pihak klub serta sama-sama menyampaikan permohonan maaf atas tindakan mereka.

Meski demikian, Alvaro Arbeloa disebut merasa sangat kecewa terhadap orang dalam yang telah membocorkan cerita tersebut kepada media. Sang pelatih menilai tindakan pembocoran informasi itu sebagai sebuah bentuk ketidaksetiaan terhadap klub sekaligus sebuah pengkhianatan.

Sejumlah laporan di Spanyol kemudian menyatakan bahwa manajemen Real Madrid sudah mulai bergerak untuk melacak dan mencari sosok yang menjadi mata-mata di dalam ruang ganti mereka.

Media ED mengabarkan bahwa Alvaro Arbeloa menaruh kecurigaan kepada gelandang Real Madrid, Dani Ceballos, sebagai pihak yang bertanggung jawab membocorkan informasi itu. Kini, media yang sama mengklaim bahwa indikasi dugaan kuat memang mengarah kepada pemain berusia 29 tahun tersebut.

Dani Ceballos disebut-sebut telah berbicara kepada pihak luar, termasuk kepada teman serta kenalannya, mengenai insiden yang terjadi beserta detail keributan di pusat latihan. Kondisi ini dikabarkan membuat hubungan antara Alvaro Arbeloa dan Dani Ceballos kian memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Walaupun Alvaro Arbeloa sempat memberikan bantahan mengenai adanya konflik dengan sang pemain, sejumlah laporan lain menegaskan bahwa relasi keduanya memang sudah tidak harmonis lagi. Berbagai alasan bermunculan terkait keretakan hubungan ini, yang pada akhirnya membuat situasi Dani Ceballos di dalam skuad semakin tidak menentu.

Gelandang asal Spanyol tersebut bahkan sudah tidak dimasukkan ke dalam beberapa daftar skuad terakhir Real Madrid. Dani Ceballos tercatat belum pernah diturunkan lagi untuk bertanding sejak Februari lalu.

Masa bakti kontrak Dani Ceballos bersama Real Madrid sebenarnya masih berjalan dan berlaku hingga tahun 2027 mendatang. Kendati demikian, mantan pemain Real Betis tersebut diperkirakan bakal segera meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas nanti.

Dani Ceballos dilaporkan mulai merasa frustrasi lantaran minimnya kesempatan bermain yang ia dapatkan. Di sisi lain, manajemen klub Real Madrid juga merasa kurang puas dengan kontribusi yang diberikan oleh sang pemain sepanjang musim berjalan.

Pada bursa transfer musim panas tahun lalu, Dani Ceballos sebetulnya hampir bergabung dengan klub Prancis, Olympique Marseille. Namun, proses kepindahan transfer tersebut pada akhirnya batal terlaksana pada saat-saat terakhir menjelang peresmian. Dalam beberapa pekan belakangan ini, nama Dani Ceballos mulai gencar dikaitkan dengan klub asal Belanda, Ajax.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author