Fabio Quartararo Sebut Motor Yamaha Belum Berkembang Signifikan

Share

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, menempati peringkat kedua dalam sesi tes MotoGP Catalunya di Sirkuit Catalunya pada Senin, 18 Mei 2026. Namun, pembalap asal Prancis tersebut menegaskan bahwa tim Yamaha sebenarnya belum berhasil membuat kemajuan besar pada performa motor YZR-M1 milik mereka.

Sesi tes ini digelar setelah balapan utama MotoGP Catalunya selesai dilaksanakan, yang mana balapan acak tersebut dimenangkan oleh Fabio Di Giannantonio dari tim VR46. Seluruh pembalap kembali ke lintasan, tetapi sesi uji coba pada sore hari terpaksa dibatalkan karena terkendala guyuran hujan.

Pembalap KTM, Pedro Acosta, keluar sebagai yang tercepat pada sesi tersebut dengan catatan waktu 1 menit 38,767 detik. Fabio Quartararo menguntit di posisi kedua dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya terpaut 0,064 detik dari Acosta.

Kendati meraih posisi kedua, Fabio Quartararo mengklaim catatan waktu impresifnya tersebut lebih dipengaruhi oleh kondisi aspal sirkuit yang memiliki daya cengkeram sangat tinggi. Pembalap yang dikabarkan akan pindah ke Honda untuk musim 2027 dan 2028 itu juga mengeluhkan kecepatan tertinggi atau top speed motor Yamaha yang dirasa masih lemah.

"Saya tidak akan menyebutnya kemajuan besar, tetapi kami hanya mencoba untuk meningkatkan feeling kami terhadap motor," ungkap Fabio Quartararo saat diwawancara Speedweek yang dikutip Bola.com.

Quartararo menjelaskan bahwa dirinya bisa meraih waktu lap yang cepat tanpa perlu memacu kendaraan secara ekstrem karena kondisi lintasan yang sangat mendukung. Akan tetapi, sektor kecepatan tertinggi tetap menjadi kendala utama yang belum teratasi.

"Kami ingin mencapai konsistensi yang lebih baik karena cengkeraman di lintasan sangat luar biasa saat tes. Saya mencetak waktu lap itu tanpa benar-benar memacu motor – seperti yang kami lakukan di kualifikasi." ujar Fabio Quartararo.

Pembalap bernomor motor 20 ini menambahkan bahwa performa tersebut diraih tanpa adanya pembaruan komponen krusial pada motornya. Dirinya memastikan tidak menggunakan mesin baru dalam pengujian di Catalunya.

"Lintasan menawarkan banyak cengkeraman, yang bagus, tetapi kecepatan tertinggi agak lemah," tambahnya.

Quartararo menyatakan bahwa mesin yang ia gunakan merupakan mesin lama yang sudah menempuh jarak cukup jauh, sehingga hal tersebut terlihat jelas dari lambatnya kecepatan tertinggi di lintasan lurus.

"Tidak, itu mesin lama yang sudah memiliki jarak tempuh yang cukup tinggi. Anda dapat melihat dari kecepatan tertinggi bahwa itu lambat," ungkap Fabio Quartararo.

Tim Yamaha memanfaatkan sesi uji coba kali ini untuk mengevaluasi seluruh komponen dan melakukan pengulangan pengujian seperti yang sebelumnya telah mereka lakukan di Sirkuit Jerez.

"Pada akhirnya, kami menguji semuanya. Selalu ada hal-hal yang ingin Anda uji lagi dan ulangi – seperti yang kami lakukan di Jerez. Hanya untuk memastikan," tambahnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Fabio Quartararo MotoGP Yamaha
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author