Polrestabes Semarang Amankan Mahasiswa Unnes Terduga Pelaku Pelecehan Verbal
Aparat Polrestabes Semarang mengamankan seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diduga menjadi pelaku pelecehan verbal setelah tempat persembunyiannya dikepung oleh puluhan massa mahasiswa pada Kamis (18/6/2026) malam.
Tindakan pengamanan ini dilakukan oleh pihak kepolisian demi menjaga keselamatan terduga pelaku. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, aksi pengepungan yang terjadi di pos satpam kampus tersebut sempat terekam dalam video dan menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @beritasemaranghariini.
Sebelum dievakuasi oleh kepolisian, terduga pelaku sempat keluar ke ruang terbuka untuk memberikan klarifikasi di hadapan massa yang mengepungnya. Dalam pernyataan tersebut, ia mengakui dan menyesali perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulanginya kembali.
Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, mengonfirmasi bahwa massa mulai berkumpul dan mengepung pos satpam tempat terduga pelaku berlindung sekitar pukul 23.00 WIB semalam.
"Kemarin itu ada banyak massa kumpul di Unnes. Jadi, demi keamanan pelaku, pelaku diamankan. Sudah di sini (di Polrestabes Semarang), masih proses klarifikasi," kata Kompol Ni Made Sriniti, Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa dugaan pelecehan yang memicu kemarahan mahasiswa tersebut dilakukan secara verbal melalui pesan singkat. Berdasarkan bukti percakapan WhatsApp yang tersebar, terduga pelaku melancarkan aksi pelecehan verbal kepada para pelanggan yang menggunakan jasa titip (jastip) miliknya.