Kombinasi Kopi dan Kayu Manis Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung
Menambahkan kayu manis ke dalam secangkir kopi ternyata tidak sekadar meningkatkan keharuman aromanya. Dilansir dari Detik Food, perpaduan kedua bahan alami ini diketahui menyimpan berbagai potensi yang berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Kopi sudah lama menjadi minuman pilihan banyak orang sewaktu memulai aktivitas di pagi hari.
Selain memberikan kesegaran, minuman ini juga sering dikaitkan dengan sejumlah khasiat medis. Eksperimen mencampur kopi dengan kayu manis kini menarik perhatian para ilmuwan. Berbagai penelitian mulai menyoroti khasiat kombinasi ini, terutama dalam mendukung performa organ jantung dan memperlancar metabolisme.
Para ahli mengungkapkan bahwa kopi dan kayu manis mempunyai efek positif yang berbeda. Ketika diseduh bersama, karakteristik dari kedua bahan ini dinilai dapat saling melengkapi.
Kendati menunjukkan indikasi yang menjanjikan, para peneliti mengingatkan bahwa pembuktian ilmiah yang ada saat ini masih cukup terbatas. Studi lanjutan yang lebih mendalam masih diperlukan demi memastikan seluruh manfaat tersebut. Seorang pakar kesehatan jantung, Giovanni de la Cruz, memaparkan bahwa meminum kopi dalam porsi yang wajar dapat memberikan dampak baik. Batasan konsumsi yang disarankan berkisar antara 3 hingga 5 cangkir per hari.
Menurut penjelasan Giovanni de la Cruz, biji kopi menyimpan komponen yang jauh lebih kompleks daripada kafein saja. Bahan minuman ini mengandung ribuan senyawa aktif yang berkhasiat bagi tubuh. "Kopi bukan hanya kafein. Di dalamnya terdapat lebih dari seribu senyawa termasuk antioksidan dan polifenol," jelas de la Cruz.
Peran Besar Antioksidan Kopi
Salah satu unsur penting yang terkandung di dalam kopi adalah asam klorogenat. Senyawa organik ini diidentifikasi memiliki kemampuan sebagai zat antiinflamasi.
Asam klorogenat juga dilaporkan mampu mengoptimalkan kinerja pembuluh darah. Efek positif tersebut secara langsung ikut memperkuat kesehatan sistem kardiovaskular manusia.
"Antioksidan dan polifenol seperti asam klorogenat memiliki efek antiperadangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah," ujar de la Cruz.
Keutamaan Meminum Kopi Pagi
Riset yang dipublikasikan dalam European Heart Journal menyinggung momentum yang tepat dalam mengonsumsi kopi. Waktu meminum kopi ternyata memengaruhi efektivitas manfaat yang diterima oleh tubuh.
Data riset memperlihatkan bahwa individu yang rutin minum kopi di pagi hari memiliki risiko fatalitas akibat gangguan jantung yang lebih rendah. Angka penurunannya menyentuh 31 persen jika dikomparasikan dengan kelompok lainnya.
Para peneliti menduga kuat bahwa fenomena ini berkaitan erat dengan ritme sirkadian tubuh manusia. Proses produksi hormon melatonin disinyalir ikut andil dalam menciptakan efek protektif tersebut.
Kayu Manis Mendorong Metabolisme
Bukan hanya kopi yang kaya khasiat, kayu manis juga kerap menjadi objek riset berkat fungsi kesehatannya. Rempah beraroma khas ini sudah digunakan sejak lama dalam ranah pengobatan tradisional.
Dalam sebuah eksperimen ilmiah, sekelompok pasien hipertensi stadium awal diminta mengonsumsi 1.500 mg kayu manis per hari. Rutinitas tersebut diterapkan secara konsisten sepanjang 90 hari.
Hasil akhir pengujian menunjukkan adanya reduksi pada kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Sebaliknya, jumlah kolesterol HDL yang berperan sebagai kolesterol baik justru mengalami peningkatan.