Queensland Hadapi New South Wales pada Laga Kedua State of Origin
Tim rugby league Queensland Maroons berupaya menyamakan kedudukan melawan New South Wales Blues dalam pertandingan kedua State of Origin yang digelar di Melbourne Cricket Ground (MCG) pada Rabu, 17 Juni 2026. Pertandingan penentu ini berjalan panas sejak awal babak pertama dengan intensitas tinggi setelah New South Wales memenangkan laga pembuka di kandang Queensland melalui aksi kebangkitan yang dramatis, sebagaimana dilaporkan oleh Sky Sports. Sesaat sebelum jeda, wasit Ashley Klein memberikan keputusan enam-lagi yang dinilai meragukan setelah pemain Queensland dianggap menyentuh bola, sehingga memberikan kesempatan terakhir bagi New South Wales sebelum turun minum.
Meskipun menggeser bola dari sisi ke sisi beberapa kali, New South Wales tidak dapat menembus lini pertahanan Maroons dan Hudson Young akhirnya diseret keluar lapangan.
"That’s a big play – NSW were coming to get them," kata Andrew Johns, komentator Nine. Pemain pengganti Victor Radley memberikan dampak instan yang justru merugikan timnya akibat pelanggaran keras terhadap Trent Loiero yang memicu perkelahian dengan rekan setimnya di Roosters, Lindsay Collins.
Tidak lama kemudian, Radley kembali mendapat masalah setelah melakukan tackle tinggi pada Briton Nikora yang sedang terjatuh, sementara kapten Cameron Munster dan Tino Fa’asuamaleaui sempat ditarik keluar untuk pemeriksaan cedera kepala (HIA) sebelum dinyatakan bersih untuk kembali bermain. Di sisi lain, Mark Nawaqanitawase hampir mencetak dua gol pada laga debutnya setelah pergerakan tajam dari lini belakang Blues, namun dia berhasil didorong keluar lapangan di saat-saat terakhir.
"That was so close," kata Cameron Smith, komentator Nine. Sebelum pemeriksaan cedera kepala, Cameron Munster sempat mengkreasi serangan indah bersama Sam Walker dan Max Plath yang diselesaikan oleh Trent Loiero menjadi sebuah gol tim yang luar biasa. "An absolute pearler, that is top shelf," kata Mat Thompson, komentator Nine.
Munster sendiri terpaksa keluar setelah insiden tersebut karena mengalami benturan keras pada bagian kepalanya.
"He’s not happy, but he got head slammed," kata Andrew Johns. New South Wales sempat memperlebar keunggulan ketika Mark Nawaqanitawase mencetak gol di sudut lapangan memanfaatkan umpan silang dari Nathan Cleary yang sempat diblok oleh Munster. "He’s made for this arena," kata Andrew Johns.
Melihat performa Queensland yang tertekan dalam sepuluh menit terakhir babak tersebut, tim Maroons dituntut untuk memberikan perlawanan yang lebih gigih.
"They’re gonna have to dig deep here," kata Cameron Smith. Ketegangan juga sempat meningkat ketika Hudson Young dihukum penalti akibat pelanggaran keras terhadap Sam Walker sebelum menyeret halfback Maroons tersebut ke tanah.
Sebelum pertandingan dimulai, Nathan Cleary dilaporkan harus menerima suntikan pereda nyeri pada tulang panggul dan otot perutnya akibat cedera yang didapat sejak laga pertama setelah bertabrakan dengan Addin Fonua-Blake. "He suffered a direct blow to the iliac crest on the pelvic bone, and the abdominal muscles attached to that. There was also a tear to his abdominal core, which the scans confirmed," kata Nathan Gibbs, dokter tim Blues.
Memar pada tubuh Cleary disebut berukuran sebesar bola sepak oleh fisioterapi utama Penrith, Pete Green, namun Cleary tetap bersikeras untuk terus bermain demi membela timnya. "I didn’t even know it was Addin’s head at the time [that caused the damage]. All I remember was it was pretty sore.
I got to halftime, got it needled and it was sweet," kata Nathan Cleary, halfback New South Wales. Cleary juga mengapresiasi kerja keras staf medis yang membantunya pulih tepat waktu sebelum pertandingan besar ini dimulai.
"I wasn’t coming off. It wasn’t even on my mind. I just hoped, at halftime, the needle would work, and it did. You never want to give away any cues to the opposition," kata Nathan Cleary.
Cleary menambahkan bahwa waktu istirahat selama satu minggu sangat membantu proses pemulihannya. "It was good we had the week off – that definitely helped. I’m just lucky to have the physios and medical staff we have at NSW and Penrith – they put so much work into me," kata Nathan Cleary. Pada awal pertandingan, para pemain Queensland tampak mengenakan ban lengan hitam sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Fereti Fa’asuamaleaui, ayah dari Tino Fa’asuamaleaui, pada akhir pekan lalu.