Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso Menjadi Manajer Baru

Share

Manajemen Chelsea dikabarkan sempat mengadakan pembicaraan dengan Frank Lampard sebelum akhirnya meresmikan penunjukan Xabi Alonso sebagai nakhoda baru mereka.

Seperti dilansir dari Bola, pengumuman Alonso sebagai suksesor jangka panjang Liam Rosenior dilakukan manajemen klub menyusul kekalahan tim di partai final Piala FA kontra Manchester City.

Mantan arsitek taktik Bayer Leverkusen dan Real Madrid tersebut menyepakati kontrak dengan durasi panjang di Stamford Bridge.

Sebelum keputusan final diambil, Lampard sempat muncul menjadi kandidat kuat setelah dirinya sukses mengantarkan Coventry City menjuarai Championship sekaligus mengamankan tiket promosi ke Premier League.

Kendati demikian, manajemen tim London Barat pada akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Alonso untuk memimpin proyek baru klub ke depan.

Selain nama Lampard, jajaran manajemen Chelsea juga dilaporkan sempat menjalin diskusi dengan juru taktik Bournemouth, Andoni Iraola.

Alonso dinilai sebagai figur paling ideal karena rekam jejak pengalaman, kualitas strategi, serta reputasi besar yang dimilikinya di kancah sepak bola Eropa.

Klub juga disebut memberikan otoritas yang lebih luas kepada pria asal Spanyol tersebut sebagai manajer, bukan sebatas head coach, termasuk kendali dalam kebijakan transfer pemain.

Di sisi lain, Lampard mengakui bahwa klub masa lalunya itu tetap menempati posisi yang spesial di dalam hidupnya.

“Chelsea adalah bagian besar dalam hidup saya, tetapi saat ini itu adalah urusan mereka. Urusan saya ada di sini,” kata Frank Lampard.

Dirinya juga memahami betul besarnya tekanan yang membayangi seorang pelatih di klub raksasa, termasuk segala konsekuensi yang harus dihadapi ketika tim tengah melewati masa-masa sulit.

Walau sempat mengukir prestasi dengan membawa tim finis di posisi empat besar, periode kedua Lampard di Stamford Bridge pada tahun 2023 berjalan kurang mulus, sehingga peluangnya untuk kembali melatih di sana terhitung kecil.

Ketua Coventry City, Doug King, dilaporkan tidak merasa risau akan kehilangan sang manajer karena posisi Lampard saat ini tergolong stabil seusai mempersembahkan gelar juara Championship.

Dibanding mengambil risiko besar dengan menangani situasi internal Chelsea yang sedang goyah, Lampard dinilai jauh lebih diuntungkan untuk tetap fokus menjaga performa Coventry City di kasta tertinggi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author