Pertamina Amankan Delapan Kargo Minyak Mentah AS hingga Brasil

Share

PT Pertamina (Persero) mengamankan delapan kargo minyak mentah dari berbagai negara melalui tender untuk jadwal pengiriman periode Juli hingga Agustus 2026, berdasarkan data yang dihimpun pada Rabu, 17 Juni 2026.

Langkah pengadaan komoditas energi tersebut dilansir dari BloombergTechnoz yang bersumber dari informasi para trader yang mengetahui aktivitas transaksi perseroan.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor minyak dan gas ini membeli masing-masing satu lot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal Amerika Serikat, kargo minyak jenis Mero dan Tupi asal Brasil, serta satu kargo minyak mentah dari Azerbaijan.

Selain itu, terdapat empat lot minyak mentah dari wilayah Afrika Barat yang ikut diamankan oleh pihak perseroan dalam proses tender berkala tersebut.

Pasokan dari Afrika Barat tersebut mencakup masing-masing satu kontrak untuk jenis minyak mentah Bonny Light dan Qua Iboe asal Nigeria, satu kontrak jenis Zafiro asal Guinea Khatulistiwa, serta satu kontrak komoditas minyak mentah Coco asal Kongo.

Pertamina juga dilaporkan berhasil mendapatkan satu pengiriman kondensat yang berasal dari lapangan Cakerawala di lepas pantai Teluk Thailand.

Data kompilasi menunjukkan bahwa aktivitas tender ini merupakan pengadaan pertama yang dilakukan Pertamina sejak awal Mei 2026, setelah biasanya rutin menggelar tender beberapa kali dalam satu bulan.

Pembelian berskala besar dari luar wilayah Asia ini dilakukan setelah adanya disrupsi pasar energi regional yang dipicu oleh konflik Perang Iran.

Volume tipikal pengadaan untuk setiap jenis minyak mentah dari kawasan Afrika Barat tersebut biasanya berkisar pada angka 950.000 barel, meskipun data volume spesifik untuk jenis minyak Mero belum tersedia.

Selain pemenuhan kebutuhan minyak mentah, Pertamina saat ini terpantau sedang mencari empat kargo avtur atau bahan bakar jet A-1 dengan volume kumulatif mencapai sekitar 800.000 barel.

Masing-masing kargo avtur berkapasitas sekitar 200.000 barel tersebut ditargetkan untuk pengiriman Juli dengan skema cost and freight (CFR) Jakarta.

Jadwal kedatangan empat kargo bahan bakar jet tersebut direncanakan bertahap pada rentang tanggal 5—7 Juli, 10—12 Juli, 16—18 Juli, dan 22—24 Juli 2026.

Batas akhir pengajuan penawaran dari para mitra ditetapkan pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 11.30 WIB dengan masa berlaku penawaran hingga Kamis, 18 Juni 2026 pukul 18.00 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author