Ali Al-Hamadi Bersiap Jalani Debut Piala Dunia Bersama Irak
Penyerang tim nasional Irak, Ali Al-Hamadi, bersiap menjalani debut Piala Dunia melawan Norwegia di Boston pukul 23.00 BST. Laga pembuka Grup I ini menjadi momen emosional bagi mantan pengungsi Irak yang tumbuh di Liverpool.
Pemain berusia 24 tahun tersebut masih bayi ketika orang tuanya melarikan diri dari rezim Saddam Hussein pada awal era 2000-an untuk menetap di Liverpool. Al-Hamadi kemudian membesarkan karier awal sepak bolanya bersama tim sekolah Liverpool dan Tranmere Rovers.
Striker yang dikontrak Ipswich Town sejak dua tahun lalu ini menyatakan bahwa kesempatan membela tanah kelahirannya membawa kebanggaan besar bagi seluruh keluarganya.
"Bukan hanya ayah, melainkan ibu saya, karena bagi wanita muda yang membawa saya saat berusia 18 atau 19 tahun dan harus meninggalkan negara asalnya, ibunya, ayahnya, serta melewati semua itu sangatlah merusak," kata Ali Al-Hamadi.
Al-Hamadi menambahkan bahwa keberhasilannya kembali memakai jersi Irak merupakan bentuk apresiasi tertinggi terhadap perjuangan berat orang tuanya di masa lalu.
"Saya juga tahu bahwa mewakili negara saya bagi mereka mungkin merupakan kebanggaan terbesar karena ini adalah cerita yang keren, bukan?" ujar Ali Al-Hamadi.
Ia mengungkapkan betapa emosionalnya momen ketika ia bisa kembali mengenakan seragam tim nasional negara kelahirannya tersebut.
"Seperti setelah semua yang mereka lalui dan kisah mereka hingga putra mereka kembali dan mengenakan jersi itu, itu mungkin perasaan yang luar biasa bagi mereka," kata Ali Al-Hamadi.
Dilansir dari BBC, pertandingan ini juga membuka peluang pertemuan Al-Hamadi dengan gelandang Norwegia, Thelo Aasgaard. Pemain berkebangsaan Prancis-Norwegia tersebut juga tercatat pernah membela tim sekolah Liverpool bersama Al-Hamadi.