Arman Tsarukyan Incar Laga Perebutan Gelar Melawan Justin Gaethje

Share

Petarung kelas ringan Arman Tsarukyan membidik laga perebutan sabuk juara dunia melawan Justin Gaethje setelah sang juara baru menumbangkan Ilia Topuria dalam gelaran UFC Freedom 250 di Gedung Putih pada hari Minggu.

Kemenangan mengejutkan Justin Gaethje melalui TKO ronde keempat membuat peta persaingan kelas ringan berubah, dan Arman Tsarukyan merasa dirinya merupakan penantang nomor satu yang paling logis untuk menghadapi sang pemilik gelar baru.

Dilansir dari mmajunkie.usatoday.com, posisi Arman Tsarukyan sebagai penantang utama di peringkat kelas ringan UFC membuatnya sangat percaya diri bahwa pihak promotor tidak akan meleawatkan namanya dalam antrean perebutan gelar.

"It has to be me. Who else? What are they going to do?

They're going to put Charles Oliveira vs. Justin Gaethje or Conor McGregor, if he wins, and I don't think he wins versus Max Holloway? It's me.

I want to beat Justin Gaethje. I want to beat everybody, and when Ilia is going to be ready, I want to be the champion, and I'll do same as Justin did and even worse." kata Arman Tsarukyan.

Petarung asal Armenia tersebut melewatkan tayangan langsung jalannya pertarungan karena sedang berada dalam penerbangan kelas bisnis maskapai British Airlines yang tidak menyediakan fasilitas koneksi internet wi-fi.

Arman Tsarukyan baru mengetahui hasil pertandingan dari gawai milik rekannya sesaat setelah pesawat mendarat, dan ia sempat mengira bahwa kabar kemenangan Justin Gaethje tersebut merupakan sebuah lelucon.

"I couldn't watch the fight. I was flying on British Airlines, and I thought they were going to have internet. I was flying business class.

They don't have Wi-Fi on that plane, and I was sitting and saying, 'No way. How can I miss this fight?,' and eight hours, I was thinking of what happened. When we land, my internet is still didn't work, but my friend's internet worked, and he said, 'Justin won,' and I said, 'What?'

I thought he was kidding." ujar Arman Tsarukyan.

Penilaian tinggi diberikan oleh Arman Tsarukyan terhadap strategi bertarung yang diterapkan Justin Gaethje, sementara di sisi lain ia menilai Ilia Topuria terlalu percaya diri dan mengabaikan pukulan jab miliknya sendiri.

"He felt so confident like, 'I'm going in there to knock him out,' He didn't even use his jab. He just went in there to throw his right hand and knock him out right away. But Justin, he's a dog.

He's got a good chin, and he stopped him with his jab. Justin's jab was so good. Ilia thinks he's Canelo and he has the best boxing, but it didn't work.

Justin did a good job." tutur Arman Tsarukyan.

Berdasarkan laporan Sherdog, kekalahan tersebut menghentikan rekor tidak terkalahkan milik Ilia Topuria setelah sudut petarungnya melemparkan handuk tanda menyerah pada akhir ronde keempat pertarungan.

Menurut pandangan Arman Tsarukyan, kekalahan perdana dalam karier profesional ini akan memberikan pelajaran berharga bagi Ilia Topuria agar lebih menghormati lawan dan tidak fokus pada kewajiban media.

"I think this loss is going to teach him a lot of lessons — not to be overconfident and to respect your opponent. And keep grinding. I think he was more focused on his media stuff more than training camp." ucap Arman Tsarukyan.

Di samping dinamika perebutan gelar, pihak luar sempat dihebohkan oleh kabar kemenangan taruhan finansial senilai total 5,7 juta dolar AS atas keunggulan Justin Gaethje yang dipamerkan di media sosial Arman Tsarukyan.

Aturan UFC sejak tahun 2022 melarang keras para petarung aktif terlibat dalam aktivitas taruhan, namun Presiden UFC Dana White menegaskan bahwa taruhan tersebut sebenarnya dipasang oleh salah satu rekan dekat sang petarung.

Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Arman Tsarukyan merayakan keberhasilan prediksi tersebut seraya menyindir kekalahan telak yang dialami oleh Ilia Topuria.

"They called us crazy. Ilia, if you need money for your medical bills, let me know." tulis Arman Tsarukyan.

Melalui platform X, Arman Tsarukyan juga melontarkan candaan dengan menawarkan sebuah hadiah kendaraan truk baru kepada sang juara dunia kelas ringan yang baru sebagai bentuk apresiasi atas kemenangannya.

"What color truck you want? @justingaethje" cuit Arman Tsarukyan.

Hingga saat ini belum ada kepastian resmi mengenai jadwal kembalinya Arman Tsarukyan ke dalam oktagon UFC, namun dirinya telah dijadwalkan tampil di ajang RAF Georgia pada 11 Juli dan menghadapi Colby Covington di ajang RAF 11 seminggu setelahnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author