PT Niramas Utama Tbk Tawarkan Saham JELI Maksimal Rp1.120 per Lembar

Share

PT Niramas Utama Tbk (JELI) menawarkan sebanyak-banyaknya 350 million saham baru dalam rangka penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia dengan rentang harga Rp900 hingga Rp1.120 per lembar pada Selasa (16/6/2026). Melalui aksi korporasi ini, produsen makanan dan minuman merek Inaco tersebut berpotensi menghimpun dana segar maksimal sebesar Rp392 miliar, dilansir dari Bloomberg Technoz. Emiten berkode saham JELI ini melepas saham baru yang setara dengan 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Rasio harga saham terhadap laba bersih dan nilai buku perseroan dinilai masih kompetitif di antara emiten sejenis di sektor makanan dan minuman yang sudah melantai di bursa. Penilaian terhadap angka penawaran tertinggi tersebut disampaikan oleh pihak analis sekuritas.

"Jika diasumsikan listed di harga Rp1.120, maka PER berada di 9,60 kali dan PBV 2,81 kali," kata Abdul Azis lewat pesan singkat pada Selasa (16/6/2026).

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Abdul Azis Setyo Wibowo menjelaskan bahwa valuasi JELI berada di bawah PT Cimory Mountain Dairy Tbk (CMRY) yang memiliki PER 15,58 kali dan PBV 4,71 kali. Namun, nilai tersebut lebih tinggi dari PT Kino Indonesia Tbk (KINO) dengan PER 6,29 kali dan PBV 0,88 kali. Manajemen JELI berencana mengalokasikan sebagian besar dana hasil IPO untuk belanja modal, seperti pembangunan fasilitas produksi baru, pembelian mesin, serta peningkatan kapasitas produksi. Sisa dana bakal digunakan untuk modal kerja operasional, termasuk pembelian bahan baku dan pengemasan.

Berdasarkan prospektus, manajemen berkomitmen membagikan dividen tunai tahunan sebanyak-banyaknya 30% dari laba bersih setelah melantai di bursa. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan kondisi keuangan, arus kas, belanja modal, dan rencana investasi ke depan. Proses penawaran awal atau bookbuilding berlangsung pada 15-22 Juni 2026, yang dilanjutkan dengan masa penawaran umum pada 1-3 Juli 2026. PT Niramas Utama Tbk dijadwalkan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: IPO JELI saham
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author