Semen Padang FC Tunjuk Kembali Nil Maizar Jadi Pelatih Kepala

Share

Manajemen Semen Padang FC resmi menunjuk kembali Nil Maizar sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Kepastian pemulangan juru taktik asal Sumatra Barat tersebut dikonfirmasi dalam sesi wawancara pada Senin (15/6/2026), sebagaimana dilansir dari Bola. Langkah penunjukan ini menjadi momentum ketiga kalinya bagi Nil Maizar untuk mengarsiteki tim berjulukan Kabau Sirah tersebut.

Sebelumnya, pelatih yang pernah membawa Semen Padang menjuarai Indonesian Premier League (IPL) pada musim 2011/2012 ini tercatat pernah memimpin tim pada periode 2010-2012 dan 2015-2017. Faktor ikatan emosional yang kuat dengan tim daerah asal menjadi alasan utama sang pelatih menerima mandat tersebut. Target besar langsung dipatok oleh jajaran manajemen dan tim pelatih demi mengembalikan klub ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

"Saya punya sejarah panjang bersama Semen Padang, darah saya adalah Semen Padang, saat ini ranah minang memanggil saya, ya saya harus siap kembali mengabdi." kata Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC.

Pihak manajemen menuntut adanya pencapaian maksimal pada musim baru ini. Nil Maizar menegaskan tekadnya untuk menyelaraskan target pribadinya dengan misi dari manajemen klub. "Target kita bagaimana Semen Padang FC bisa menjadi juara liga 2 2026/2027 and kembali berkiprah di kasta tertinggi Liga 1." ujar Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC.

Menyikapi target tersebut, pergerakan cepat langsung dilakukan sesaat setelah peresmian statusnya. Penyusunan komposisi tim pelatih serta perburuan pemain baru menjadi fokus utama yang sedang berjalan. "Hari pertama saya disahkan menjadi pelatih kepala Semen Padang, saya langsung bekerja bergerak cepat dalam membentuk tim ini, mulai dari susunan staf pelatih hingga skuad pemain yang akan kita rekrut, agar persiapan kita matang menuju kick-off liga 2 2026/2027." tutur Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC.

Tantangan berat harus dihadapi Kabau Sirah karena kemungkinan besar akan berstatus sebagai tim musafir dan tidak bisa menggunakan Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS). Klub berencana menggunakan stadion di wilayah Bekasi sebagai markas sementara. "Tentu menjadi tim musafir bukan hal yang mudah. kami kehilangan dukungan penuh di rumah kami sendiri (GHAS).

Namun, bagaimana pun harus kami jalani dengan semangat yang sama, mau main kandang atau tandang yang penting kami harus siap memenangkan setiap pertandingan." jelas Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC. Pemilihan lokasi di Jabodetabek diharapkan dapat meminimalisasi dampak kerugian absennya dukungan publik sendiri. Keberadaan komunitas perantau asal Minangkabau di wilayah tersebut menjadi tumpuan harapan klub untuk mengisi tribun stadion.

"Kami tahu di jabodetabek pun banyak perantau Minang, kami berharap dukungan penuh dari dun sanak yang ada di rantau untuk datang ke stadion mendukung Semen Padang." ucap Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC.

Sebagai penutup, sebuah pesan khusus disampaikan kepada para pendukung setia klub. Permohonan dukungan ini dinilai krusial demi memuluskan target promosi di akhir musim. "Untuk suporter dan seluruh masyarakat sumbar termasuk semua dunsanak yang ada di rantau, mohon dukungannya untuk Semen Padang yang akan berlaga di Liga 2 2026/2027." kata Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC. "Semoga kami bisa menjadi yang terbaik dan kembali promosi ke Liga 1, Aamiin." kata Nil Maizar, Pelatih Kepala Semen Padang FC.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author