Tiga Pemain Pump It Up Indonesia Raih Prestasi di Panggung Asia Pasifik

Share

Tiga pemain arcade Pump It Up asal Indonesia menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. Seperti diberitakan oleh Detikcom, para pemain tersebut berhasil bersinar dalam ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 yang digelar di Korea Selatan.

Turnamen internasional ini merupakan kolaborasi eksklusif antara TEEG dan Andamiro. Kompetisi tersebut mempertemukan para pemain Pump It Up terbaik dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Singapura, Filipina, dan Vietnam.Tiga perwakilan Indonesia yang sukses meraih kemenangan di ajang ini adalah Chresko Willie, Rizki Arifa, dan Muhammad Arwan. Mereka berhasil mengungguli peserta dari enam negara di kawasan Asia Pasifik.

Rizki Arifa yang akrab disapa Rifka berhasil keluar sebagai juara pertama pada kategori Speed Female. Sementara itu, Chresko Willie menempati posisi juara kedua untuk kategori Speed Male.

Prestasi spesial juga diraih oleh Muhammad Arwan yang akrab dipanggil Awang di kategori Freestyle. Awang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kategori tersebut yang tampil di panggung utama PlayX4 di KINTEX, Korea Selatan, pada Mei lalu.

Keberhasilan ketiga pemain ini kemudian dirayakan oleh Timezone Indonesia melalui sebuah acara khusus bernama PIUVORIA pada 10 Juni lalu. Acara ini menjadi puncak apresiasi bagi para pemain yang telah berjuang melalui babak kualifikasi online maupun offline.

Dukungan Komunitas dan Ekosistem Hiburan

Naveen H selaku CEO TEEG Indonesia memberikan pandangannya mengenai pencapaian luar biasa dari para perwakilan Indonesia tersebut dalam keterangan resminya pada Senin, 15 Juni 2026.

"Keberhasilan Indonesia di Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 ini bukti ekosistem sehat antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang berdedikasi mampu melahirkan prestasi berkelas dunia. Di Timezone, kami percaya bahwa ruang bermain juga dapat menjadi ruang tumbuh untuk mengembangkan potensi diri. Karena itu, kami akan terus mendukung komunitas dan menyediakan wadah positif bagi generasi muda untuk berkembang serta meraih prestasi," ujar Naveen H.

Perjalanan para juara ini dimulai dari kegemaran bermain di pusat perbelanjaan sejak usia muda. Willie tercatat pertama kali bermain Pump It Up saat berusia 6 tahun di Timezone Supermal Karawaci, sedangkan Rifka mulai aktif bermain sejak usia 17 tahun di Ambarrukmo Yogyakarta.

Minat dan kesenangan tersebut membawa mereka bergabung dengan komunitas PIUVORIA yang saling mendukung. Komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2002 ini konsisten menjadi wadah berkumpulnya para pencinta Pump It Up serta rutin mengadakan pertemuan dan kompetisi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author