Silvio Baldini Hanya Panggil Pemain U-21 untuk Laga Timnas Italia

Share

Pelatih sementara Timnas Italia Silvio Baldini memutuskan untuk hanya memanggil para pemain dari skuad U-21 dalam menghadapi pertandingan FIFA Matchday bulan Juni mendatang kontra Luksemburg dan Yunani, sebagaimana dilansir dari Bola.

Keputusan tersebut diambil setelah Gli Azzurri dipastikan gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dari Bosnia di babak final play-off pada akhir Maret, yang kemudian diikuti oleh mundurnya pelatih kepala Gennaro Gattuso.

Italia dijadwalkan melakoni dua laga persahabatan di kandang lawan, masing-masing menantang Luksemburg pada 3 Juni dan Yunani pada 7 Juni, menempati slot jadwal yang semula dipersiapkan sebagai laga pemanasan Piala Dunia.

"Sebagai pelatih Timnas Italia U-21, dan setelah pengunduran diri Gattuso, saya hanya akan memanggil pemain dari U-21 untuk dua pertandingan persahabatan melawan Luksemburg dan Yunani. Ini adalah tindakan logis, bukan tindakan keberanian,” kata pelatih sementara Italia, Baldini, saat presentasi Penghargaan Maurizio Maestrelli pada hari Selasa.

Kebijakan strategis ini juga telah dikomunikasikan secara langsung kepada pihak federasi guna memberikan panggung pembuktian bagi para pesepak bola muda bertalenta.

"Anda harus tahu bagaimana memilih orang yang tepat. Pada saat proposal diajukan, saya mengatakan kepada Presiden FIGC Gravina, ‘Saya setuju, tetapi saya akan membawa pemain U21’. Saya ingin meningkatkan kinerja saya dan juga menunjukkan siapa pemain-pemain ini," tambah Baldini.

Meskipun laporan terkini menyebutkan kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma siap untuk diturunkan pada laga bulan Juni, kepastian pemanggilannya oleh tim pelatih masih belum dapat dipastikan.

Di sisi lain, juru taktik berusia 67 tahun tersebut turut merefleksikan dinamika perjalanan karier profesionalnya yang tercatat telah menakhodai 20 tim berbeda sejauh ini.

"Setiap orang memiliki kisahnya masing-masing. Saya punya jalan saya sendiri, saya tidak akan mengatakan itu rumit, tetapi saya telah mengalami situasi tertentu sejak saya masih muda dan saya selalu waspada, saya selalu membela diri," ujar Baldini yang pernah menjadi pelatih Parma, Palermo, Empoli, Siena sampai Pescara.

Dari puluhan klub yang pernah ditanganinya, ia tercatat hanya mampu bertahan lebih dari dua musim saat menukangi Carrarese yang kini berkompetisi di Serie B.

"Ketika situasi ini muncul, saya tahu bahwa saya memberikan versi terburuk dari diri saya, jadi lebih baik untuk pergi,” jelas Baldini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author